Influencer Kripto Timothy Ronald Dipolisikan, Korban Merasa Tertipu hingga Miliaran Rupiah
Bacatrend, Jakarta – Kasus dugaan penipuan investasi kripto yang menyeret nama influencer Timothy Ronald kini tengah diselidiki Polda Metro Jaya. Seorang pelapor bernama Younger mengaku mengalami kerugian besar setelah mengikuti program edukasi kripto yang dipromosikan Timothy bersama rekannya, Kalimasada.
Younger mengatakan awalnya tertarik berinvestasi karena melihat gaya hidup mewah Timothy di media sosial. “Si TR ini merupakan satu influencer yang sangat terkenal. Saya melihat dia dari Instagram, dari cara dia flexing segala macam, kaya dari kripto cepat, terus bisa beli mobil mewah dalam usia muda. Nah itu saya tergiur,” ujarnya.
Ia kemudian bergabung dengan Akademi Kripto dengan membayar biaya keanggotaan sekitar Rp50 juta. Menurut Younger, dirinya tergiur karena adanya janji keuntungan fantastis hingga 500 persen dari modal. “Saya tergiur karena ada bukti signal bahwa dia mengatakan dari Rp2 juta itu bisa jadi Rp2 miliar. Dan saya kenanya tuh di ‘Koin Manta’ ini. Ada indikasi dia kasih PDF itu, menjanjikan profit 300 sampai 500 persen,” jelasnya.
Namun kenyataan berbanding terbalik. Younger mengaku tidak pernah meraih keuntungan dan justru merugi hingga Rp3 miliar. “Tidak ada untung sama sekali. Setelah untung, terus dimainin lagi kayak gitu. Tidak ada untung sama sekali,” katanya.
Pengacara Younger, Jajang, menyebut bahwa selain kliennya, ada ratusan orang lain yang juga mengaku sebagai korban. “Yang sudah melaporkan ke kita, memberikan bunyi-bunyi kerugian, transfer, trading dan sebagainya itu 300 sampai saat ini. Makanya kerugian total mungkin bisa mencapai ratusan miliar untuk saat ini, dan itu terus berjalan sampai sekarang,” ungkapnya.
Laporan polisi terkait dugaan penipuan investasi kripto dengan terlapor Timothy Ronald telah diterima Polda Metro Jaya pada 9 Januari 2026. Kasus ini kini dalam tahap penyelidikan dan pemeriksaan saksi.












Tinggalkan Balasan