Harga Emas Sepekan Tembus Rekor, Pekan Depan Diprediksi Konsolidasi
Bacatrend, Jakarta – Harga emas batangan Antam selama sepekan terakhir mencatatkan tren penguatan signifikan dan sempat menembus rekor tertinggi baru. Pada awal pekan, harga emas berada di kisaran Rp2.584.000 per gram. Selanjutnya, pada 13 Januari 2026, harga emas mencapai Rp2.652.000 per gram, melampaui rekor sebelumnya Rp2.631.000.
Menjelang akhir pekan, harga emas kembali naik hingga menyentuh Rp2.675.000 per gram sebelum terkoreksi tipis Rp6.000 ke posisi Rp2.669.000. Kondisi ini menunjukkan adanya fase konsolidasi setelah reli panjang. Di pasar ritel, harga emas Galeri24 dijual Rp2.695.000 per gram, sementara UBS mencapai Rp2.749.000 per gram.
Di sejumlah daerah, harga emas juga menunjukkan tren stagnan. Di Lhokseumawe, misalnya, harga emas bertahan di Rp7.401.000 per mayam. Menariknya, lebih banyak warga memilih menjual emas daripada membeli, menandakan adanya aksi ambil untung di tengah harga tinggi.
Prediksi Sepekan ke Depan
Memasuki pekan depan, harga emas diperkirakan bergerak konsolidatif dengan fluktuasi terbatas. Faktor global seperti penguatan indeks dolar AS dan rilis data ekonomi Amerika Serikat berpotensi menekan harga emas dunia. Namun, ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter tetap menjadi penopang harga.
Di dalam negeri, nilai tukar rupiah yang masih tertekan di kisaran Rp16.800–Rp16.900 per dolar AS menjaga harga emas domestik tetap tinggi. Permintaan emas menjelang perayaan Imlek juga diperkirakan memberi dorongan tambahan. Secara teknis, harga emas diprediksi bergerak di kisaran Rp2.650.000–Rp2.680.000 per gram.











Tinggalkan Balasan