BBW Books Kembali ke Surabaya, Hadirkan Diskon Hingga 90 Persen di Perayaan 10 Tahun
Bacatrend, Surabaya – Pameran buku internasional Big Bad Wolf (BBW) Books dipastikan kembali menyapa pencinta literasi di Surabaya. Ajang perburuan buku murah berskala besar ini akan berlangsung di Convention Center Tunjungan Plaza 3, Lantai 6, mulai 29 Januari hingga 8 Februari 2026.
Direktur BBW Books Indonesia, Marthius Wandi Budianto, mengatakan kehadiran BBW Surabaya tahun ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan satu dekade penyelenggaraan Big Bad Wolf di Indonesia. Momentum tersebut dirayakan dengan beragam program spesial, termasuk potongan harga buku hingga 90 persen tanpa dipungut biaya masuk.
“Di tahun ke-10 ini kami ingin memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung. Kami menghadirkan buku dengan harga mulai Rp15 ribu, Rp25 ribu, Rp35 ribu, sampai Rp75 ribu, ditambah banyak promo spesial dan giveaway,” ujar Marthius di Surabaya, Selasa (20/1/2026).
Ia menegaskan, BBW Books sejak awal membawa misi menjadikan buku sebagai produk yang mudah dijangkau oleh semua kalangan. Karena itu, BBW tetap mempertahankan konsep pameran gratis tanpa tiket masuk. “Kami ingin buku bisa diakses semua kalangan dan tidak menjadi barang mahal untuk memulai budaya membaca,” katanya.
Untuk gelaran BBW Surabaya 2026, panitia membawa lebih dari lima juta eksemplar buku dari berbagai kategori. Koleksi yang disiapkan meliputi buku anak, fiksi, nonfiksi, hingga judul-judul populer internasional. Menurut Marthius, buku anak masih menjadi primadona pengunjung, meski minat terhadap fiksi dan nonfiksi terbaru juga cukup tinggi.
“Children book masih paling banyak dicari, tapi kami juga membawa koleksi populer seperti Harry Potter, Hunger Games, serta buku-buku fiksi dan nonfiksi terbaru,” jelasnya.
Surabaya kembali dipercaya menjadi kota pembuka rangkaian BBW 2026 karena dinilai strategis dari sisi logistik dan distribusi. Selain itu, tren kunjungan masyarakat ke BBW Surabaya menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun.
“Surabaya kota besar dan strategis, apalagi dekat pelabuhan. Tahun lalu respons masyarakat sangat baik, peminatnya terus meningkat,” ujarnya.
Di tengah kondisi ekonomi yang menantang, Marthius tetap optimistis minat masyarakat terhadap buku tidak surut. Menurutnya, kebutuhan akan pendidikan dan pengembangan diri cenderung tetap menjadi prioritas.
“Tantangan ekonomi ada, tapi biasanya masyarakat tidak ragu berinvestasi di pendidikan dan self-improvement. Buku masih relevan dan dibutuhkan,” ucapnya.
Untuk memberikan kemudahan bagi pengunjung, BBW Books tahun ini juga bekerja sama dengan Lion Cargo sebagai mitra logistik resmi. Pengunjung yang membeli buku dalam jumlah besar dapat langsung mengirimkan belanjaannya melalui layanan kargo di lokasi pameran.
Melalui penyelenggaraan BBW Surabaya 2026, panitia berharap semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, memiliki akses terhadap buku berkualitas dengan harga terjangkau.
“Target kami sederhana, semakin banyak orang datang, semakin banyak calon pembaca baru. Dampaknya kami harapkan terasa hingga generasi berikutnya,” pungkas Marthius.












Tinggalkan Balasan