Bacatrend, Sumbar – Wandi Putra (47) mengalami luka robek serius di bagian kepala dan mulut setelah diserang beruang madu saat berusaha menyelamatkan anaknya, Aldi Saputra (11), di Jorong Mudiak Liki, Nagari Kurai, Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Kapolsek Suliki, Iptu Doni Putra, menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Jumat (16/1) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Wandi dan Aldi baru saja memetik buah manggis dan hendak pulang ke rumah. Di perjalanan, seekor beruang madu tiba-tiba menghadang.

“Awalnya beruang menyerang si anak di bagian tangannya. Si ayah kemudian ingin menolong dengan mencoba mengambil parang yang ada sama anaknya,” kata Doni.

Namun, upaya penyelamatan itu berbalik menjadi tragedi. Beruang justru menyerang wajah Wandi hingga menyebabkan luka robek di kepala dan mulut. Aldi sendiri mengalami luka di tangan akibat gigitan.









Musim Buah Picu Konflik Satwa
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar menilai insiden ini berkaitan dengan musim buah durian dan manggis. Beruang madu yang habitatnya berbatasan dengan kebun warga kerap turun mencari makanan, sehingga meningkatkan risiko konflik dengan manusia.

“Warga diminta lebih waspada, jangan beraktivitas sendirian di ladang yang dekat hutan,” imbau petugas BKSDA.

Dampak dan Kekhawatiran Warga
Serangan ini menimbulkan trauma bagi keluarga korban sekaligus keresahan di masyarakat sekitar. Warga khawatir insiden serupa terulang, mengingat kebun mereka berada di jalur satwa liar.

Selain aspek kesehatan dan psikologis, kasus ini juga menyoroti pentingnya konservasi habitat beruang madu agar tidak bergantung pada kebun warga sebagai sumber makanan.