DPR Dorong Adopsi Gen AI Jadi Kebutuhan Strategis Pariwisata Nasional
Bacatrend, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI, Banyu Biru Djarot, menegaskan bahwa penerapan Generative Artificial Intelligence (Gen AI) dalam industri pariwisata nasional bukan lagi sekadar pilihan tambahan, melainkan sudah menjadi kebutuhan strategis yang harus segera diadopsi. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI bersama Kementerian Pariwisata di Jakarta, Kamis (22/1), dengan menyoroti tren global yang menunjukkan mayoritas wisatawan kini mengandalkan teknologi berbasis AI untuk menentukan destinasi, menyusun rencana perjalanan, hingga memesan layanan wisata.
“Transformasi digital telah menjadikan Gen AI sebagai arsitek utama dalam personalisasi pengalaman wisata, mulai dari perencanaan perjalanan, pemesanan layanan, hingga pengelolaan hubungan dengan wisatawan,” kata Banyu dalam keterangannya. Ia menekankan bahwa Indonesia tidak boleh berhenti pada posisi sebagai pasar teknologi, melainkan harus memastikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata agar mampu menjadi pengguna aktif, pengelola, bahkan inovator teknologi.
“Negara tidak boleh berhenti pada posisi sebagai pasar teknologi, tetapi harus memastikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata agar mampu menjadi pengguna aktif, pengelola, bahkan inovator teknologi,” ujarnya. Menurut Banyu, adopsi Gen AI harus dilakukan secara terukur, berkeadilan, dan berpihak pada kepentingan nasional.
Ia menilai bahwa dengan potensi wisata Indonesia yang sangat besar, mulai dari ekowisata hingga budaya, Gen AI dapat menjadi alat untuk memperkuat daya saing global, asalkan dikelola dengan visi nasional yang jelas. Pernyataan ini sekaligus menjadi dorongan agar pemerintah tidak hanya fokus pada aspek konsumsi teknologi, tetapi juga membangun ekosistem inovasi yang melibatkan startup pariwisata berbasis AI, regulasi tata kelola yang melindungi data wisatawan, serta integrasi teknologi ke dalam kurikulum pendidikan vokasi pariwisata.












Tinggalkan Balasan