Bacatrend, Sampang – SDN Batuporo Timur 1, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang diunggah oleh Zainudin pada 20 Januari menunjukkan kondisi sekolah yang sepi tanpa siswa.

Dalam rekaman tersebut, di jam belajar justru terlihat oknum guru bersantai, membuat kopi, merokok, dan mendengarkan musik.

Meski tanpa aktivitas belajar, sekolah ini dilaporkan tetap menerima dana Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak 63 porsi per hari, yang dinilai merugikan negara. Selain itu, dari 8 guru yang terdaftar di Dinas Pendidikan, hanya 4 orang yang rutin hadir di sekolah.

Video ini memicu kritik luas karena memperlihatkan ketidaksesuaian antara data resmi dan kondisi nyata di lapangan. Publik menilai lemahnya pengawasan sekolah dan disiplin guru menjadi faktor utama masalah tersebut.









“Sekolah ini dilaporkan tetap menerima dana Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak 63 porsi per hari, yang dinilai merugikan negara. Selain itu, dari 8 guru yang terdaftar di Dinas Pendidikan, hanya 4 orang yang rutin hadir di sekolah,” demikian laporan yang beredar.

Kasus itu kini tengah ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan Sampang, yang berencana melakukan klarifikasi dan peninjauan ulang terhadap penyaluran MBG di SDN Batuporo Timur 1.