Harga Emas Turun, Antam Paling Tertekan
Bacatrend, Jakarta – Harga emas di pasar domestik kembali melemah. Penurunan paling tajam terjadi pada emas Antam, sementara UBS dan Galeri24 mencatat koreksi lebih ringan. Kondisi ini menandai tren pelemahan harga emas di berbagai kanal distribusi, sejalan dengan pergerakan harga global.
Antam mencatat penurunan hingga Rp16.000 per gram. Harga jual di laman Logam Mulia berada di Rp2.940.000, sedangkan di Pegadaian tercatat Rp3.234.000. Buyback Antam berada di level Rp2.783.000. Perbedaan harga antar kanal menunjukkan adanya variasi margin distribusi, sementara selisih dengan buyback relatif lebar, yang bisa memengaruhi likuiditas bagi investor jangka pendek.
UBS lebih stabil dengan penurunan Rp10.000. Harga jualnya kini Rp2.988.000 per gram, dengan buyback Rp2.783.000. Selisih harga jual dan buyback yang lebih tipis dibanding Antam membuat UBS relatif lebih menarik bagi investor yang mengutamakan fleksibilitas jual-beli.
Galeri24 juga turun Rp10.000, dengan harga jual Rp2.971.000 per gram dan buyback Rp2.786.000. Buyback yang sedikit lebih tinggi dibanding Antam dan UBS memberi keuntungan tambahan bagi konsumen yang ingin melepas emas mereka.
Analisis pasar menunjukkan penurunan harga emas lokal ini sejalan dengan koreksi harga emas dunia menjelang Tahun Baru Imlek. Meski permintaan fisik biasanya meningkat pada periode ini, harga spot global justru melemah akibat penguatan dolar AS dan ekspektasi kebijakan suku bunga. Antam terlihat paling volatil, sedangkan UBS dan Galeri24 lebih stabil dengan penurunan tipis.
Bagi investor, selisih harga jual dan buyback menjadi indikator penting. Semakin kecil selisih, semakin likuid produk tersebut. UBS dan Galeri24 menawarkan margin lebih tipis dibanding Antam, sehingga bisa menjadi pilihan menarik bagi investor yang fokus pada fleksibilitas jangka pendek.











Tinggalkan Balasan