Bacatrend, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga iklim investasi yang kondusif di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidatonya di hadapan para pengusaha Amerika Serikat dalam acara Business Summit yang digelar di Gedung US Chamber of Commerce (USCC), Washington DC.

Dalam forum yang dihadiri oleh anggota USCC, US-ASEAN Business Council (USABC), dan US-Indonesia Society (USINDO), Presiden Prabowo menyampaikan bahwa stabilitas ekonomi dan politik Indonesia menjadi modal utama dalam menarik investasi asing. Ia juga menekankan pentingnya kepastian hukum dan pemberantasan korupsi sebagai prioritas pemerintah.

“Tidak ada satu pun yang akan berinvestasi di situasi atau di iklim yang serba tidak pasti, tidak stabil, atau bahkan kacau balau. Kami cukup beruntung karena Indonesia cukup stabil dalam jangka waktu yang panjang, situasinya cukup damai,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Presiden juga menegaskan bahwa Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan menghormati seluruh negara adidaya. Ia menyampaikan prinsip diplomatik yang dipegangnya: “1.000 kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak.” Prinsip tersebut, menurut Prabowo, diterapkan baik dalam kebijakan luar negeri maupun dalam politik dalam negeri.









Acara Business Summit ini menjadi bagian dari kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Amerika Serikat, yang bertujuan memperkuat hubungan ekonomi dan membuka peluang kerja sama strategis antara kedua negara.