Bacatrend, Jakarta — Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal (Purn) Try Sutrisno, meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (2/3) pagi.

Kabar duka ini dikonfirmasi oleh mantan Kepala RSPAD Letjen TNI (Purn) Albertus Budi Sulistya. Try Sutrisno wafat pada usia 90 tahun. “Benar”, ujarnya.

Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka kawasan Menteng, Jakarta Pusat, sebelum dimakamkan. Pihak keluarga menyampaikan permohonan doa dan maaf atas segala kesalahan almarhum semasa hidupnya.

Profil
Try Sutrisno lahir di Surabaya, Jawa Timur, 15 November 1935. Ia meniti karier militer sejak diterima sebagai taruna Akademi Teknik Angkatan Darat (Atekad) pada 1956.









Namanya mulai dikenal setelah terlibat dalam Operasi Pembebasan Irian Barat pada 1962. Pada 1974, ia dipercaya menjadi ajudan Presiden Soeharto. Kariernya terus menanjak hingga menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) pada 1986.

Melalui Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) 1993, Try Sutrisno terpilih sebagai Wakil Presiden RI mendampingi Presiden Soeharto. Masa jabatannya berakhir pada 1998 dan posisinya digantikan oleh B. J. Habibie.