Bacatrend, Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan pemerintah bersama perusahaan aplikator transportasi daring akan menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) kepada 850 ribu mitra pengemudi ojek daring dengan total nilai mencapai Rp220 miliar. Penyaluran dilakukan mulai H-14 hingga H-7 sebelum Idul Fitri.

Airlangga menyatakan, percepatan penyaluran BHR bertujuan membantu mitra pengemudi memenuhi kebutuhan serta menjaga daya beli menjelang Lebaran.

“Pemerintah mendorong penyaluran BHR kepada mitra pengemudi dapat dilakukan lebih awal, sehingga dapat membantu para mitra dalam memenuhi kebutuhan serta menjaga daya beli jelang Hari Raya,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/3).

Dua aplikator besar, GoTo dan Grab, menyiapkan dana agregat sebesar Rp100 miliar hingga Rp110 miliar pada 2026, meningkat dua kali lipat dibandingkan 2025 yang hanya Rp50 miliar. Masing-masing platform menyalurkan BHR kepada sekitar 400 ribu mitra, sehingga total penerima dari keduanya mencapai 800 ribu mitra.









Selain itu, Maxim menetapkan 51 ribu mitra produktif sebagai penerima BHR tahun ini, melonjak signifikan dari sekitar 1.000 mitra pada tahun sebelumnya. Sementara inDrive menyatakan komitmen untuk membagikan BHR kepada sekitar 500 pengemudi.

Airlangga menambahkan, perusahaan aplikator juga telah memfasilitasi mitra pengemudi untuk mengikuti program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm) yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk penguatan perlindungan bagi pekerja sektor informal.