Polisi Temukan 86 Titik CCTV untuk Telusuri Wajah Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Bacatrend, Jakarta – Kepolisian terus menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Dalam proses penyelidikan, penyidik telah mengamankan rekaman kamera pengawas dari puluhan titik di sekitar lokasi kejadian.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan penyidik telah mengumpulkan rekaman dari 86 titik CCTV yang tersebar di sejumlah jalur di wilayah Jakarta. Rekaman tersebut digunakan untuk menelusuri pergerakan pelaku sebelum dan sesudah kejadian.
“Dengan banyaknya CCTV, ini sangat membantu proses penyelidikan dan penyidikan yang kami lakukan,” kata Iman dalam konferensi pers, Senin (16/3/2026).
Menurut dia, kamera pengawas yang tersebar di berbagai titik di Jakarta mempermudah aparat menelusuri jalur yang diduga dilalui pelaku. Rekaman tersebut mencakup tidak hanya jalan utama, tetapi juga beberapa jalur alternatif di sekitar lokasi peristiwa.
Iman menambahkan, sebagian kamera pengawas yang diperiksa memiliki kualitas gambar yang cukup baik, sehingga dapat menangkap detail visual secara lebih jelas.
“Pada beberapa titik atau sebagian besar CCTV yang terpasang di wilayah Jakarta memiliki resolusi yang cukup tinggi sehingga pada beberapa tempat dapat diperoleh gambar yang cukup jelas,” ujarnya.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terjadi pada Kamis (12/3) malam di kawasan Jalan Salemba, Senen, Jakarta Pusat. Saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor sebelum dua orang pelaku yang berboncengan mendekatinya dan menyiramkan cairan yang diduga air keras.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar pada sejumlah bagian tubuh dan sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Hingga kini polisi masih mendalami rekaman CCTV dan keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap identitas serta motif para pelaku dalam kasus tersebut.












Tinggalkan Balasan