Bacatrend, Jakarta — Duel klasik antara AC Milan dan Juventus berakhir tanpa gol di Stadion San Siro, Senin (27/4/2026) dini hari WIB. Pertandingan pekan ke-34 Serie A itu berakhir imbang 0-0 sehingga posisi kedua tim di papan klasemen tidak mengalami perubahan. Milan tetap bertahan di peringkat ketiga dengan 67 poin, sementara Juventus menempel ketat di urutan keempat dengan 64 poin.

Rossoneri tampil agresif di babak pertama. Peluang pertama tercipta pada menit ke-23 melalui Youssouf Fofana, namun tembakannya dari sudut sempit melenceng dari sasaran. Rafael Leão kemudian membuang kesempatan emas pada menit ke-35 setelah tendangannya dari bola liar melambung di atas mistar gawang. Satu menit kemudian, publik San Siro sempat terdiam ketika Juventus menyarangkan bola ke gawang Milan, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside.

Juventus yang tampil disiplin lebih banyak mengandalkan serangan balik. Statistik pertandingan menunjukkan Si Nyonya Tua unggul tipis dalam penguasaan bola dengan 53 persen, serta mencatat lima tembakan tepat sasaran. Milan hanya mampu melepaskan satu tembakan ke arah gawang sepanjang laga. Kiper Mike Maignan menjadi salah satu pemain kunci dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk menepis tendangan keras Teun Koopmeiners pada menit ke-74.

Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, menilai hasil imbang ini masih bisa diterima meski timnya gagal memanfaatkan peluang. “Kami harus lebih tajam di depan gawang. Leão dan lini serang perlu konsistensi agar tidak kehilangan momentum,” ujarnya. Sementara itu, pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menekankan pentingnya menjaga fokus di sisa musim. “Kami masih bersaing ketat untuk tiket Liga Champions. Setiap poin sangat berarti,” katanya.









Dengan empat laga tersisa, Milan masih unggul tiga poin dari Juventus dalam perebutan posisi tiga besar. Namun, catatan hanya dua gol dalam empat pertandingan terakhir menjadi pekerjaan rumah besar bagi Rossoneri. Juventus sendiri memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi delapan laga, sekaligus menjaga asa menyalip Milan di pekan-pekan penentuan.