Kronologi Perseteruan Menteri Budi Arie dengan PDIP dan Seret Nama Budi Gunawan
Bacatrend, Surabaya – Konflik antara Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) serta Menko Polhukam Budi Gunawan semakin memanas.
Perseteruan ini bermula dari pernyataan Budi Arie yang diduga menuding PDIP dan Budi Gunawan sebagai pihak yang memframing dirinya terkait kasus judi online (judol).
Awal Mula Perseteruan
Pada 22 Mei 2025, dalam sebuah wawancara di program Gaspol! di YouTube Kompas.com, Budi Arie menyebut adanya partai politik yang menjadi “mitra judol” atau terlibat dalam praktik judi online.
Pernyataan ini langsung memicu reaksi keras dari PDIP, yang merasa difitnah dan dicemarkan nama baiknya.
Tak lama setelah itu, beredar rekaman suara yang diduga milik Budi Arie, di mana ia menyebut PDIP dan Budi Gunawan sebagai pihak yang memframing dirinya dalam kasus judi online.
Rekaman ini semakin memperkeruh suasana dan membuat PDIP mengambil langkah tegas.
Ultimatum dan Tuntutan Permintaan Maaf
Pada 26 Mei 2025, dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Sadarestuwati, anggota DPR dari fraksi PDIP, mengultimatum Budi Arie untuk menarik pernyataannya dan meminta maaf dalam waktu 1×24 jam.
Ia menegaskan bahwa pernyataan Budi Arie tidak benar dan harus diklarifikasi melalui media nasional serta media sosial.
Namun, saat ditanya oleh awak media mengenai ultimatum tersebut, Budi Arie memilih untuk bungkam dan tidak memberikan tanggapan lebih lanjut. Sikap diamnya semakin memicu kemarahan PDIP.
Laporan Polisi dan Respons PDIP
Pada 27 Mei 2025, sejumlah kader PDIP secara resmi melaporkan Budi Arie ke Bareskrim Polri dengan tuduhan pencemaran nama baik dan fitnah.
Laporan ini tercatat dengan nomor LP/B/250/V/2025/SPKT/Bareskrim Polri dan didasarkan pada dugaan pelanggaran Pasal 310 dan 311 KUHP.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani turut angkat bicara, meminta Budi Arie untuk segera memberikan klarifikasi agar tidak terjadi fitnah lebih lanjut.
Sementara itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dikabarkan merasa tersinggung dengan tuduhan tersebut dan mempertimbangkan langkah hukum jika Budi Arie tidak segera meminta maaf.










Tinggalkan Balasan