PT Bukit Asam Bagi Dividen Rp 3,83 Triliun, Ini Jadwalnya
Bacatrend, Jakarta –16 Juni 2025 — PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 3,83 triliun, setara 75% dari laba bersih tahun buku 2024, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (12/6). Keputusan ini diambil di tengah kondisi pasar batu bara yang menantang.
“Pembagian dividen ini adalah wujud komitmen perseroan untuk terus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham,” ujar Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, dalam keterangan resminya.
Besaran Dividen dan Kinerja Keuangan
Dividen tunai yang akan dibagikan kepada pemegang saham mencapai sekitar Rp 332 hingga Rp 333 per saham. Sementara itu, 25% laba bersih atau sekitar Rp 1,27 triliun ditetapkan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung ekspansi usaha di masa mendatang.
Sepanjang 2024, PTBA membukukan pendapatan sebesar Rp 42,76 triliun, naik sekitar 11% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, laba bersih perusahaan mengalami penurunan 16% menjadi Rp 5,10 triliun, akibat tekanan harga batu bara global.
Jadwal Dividen
Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 20 Juni 2025, sementara ex dividen di pasar tersebut pada 23 Juni 2025. Cum dividen pasar tunai akan berlangsung pada 24 Juni 2025, dan ex dividen pasar tunai pada 25 Juni 2025.
Adapun recording date, yakni tanggal penentuan pemegang saham yang berhak menerima dividen, juga akan dilakukan pada 24 Juni 2025. Pembayaran dividen kepada pemegang saham dijadwalkan pada 11 Juli 2025.
Pesan untuk Investor
Dividen jumbo yang dibagikan PTBA membuat dividend yield perseroan diperkirakan mencapai 11% hingga 11,7%, menjadikannya salah satu emiten BUMN dengan tingkat pengembalian tertinggi tahun ini.
Meski begitu, saham PTBA sempat mengalami koreksi tipis setelah pengumuman dividen, diduga akibat aksi ambil untung oleh investor.
Sejumlah analis menyebut, dengan pembagian dividen yang besar ini, PTBA tetap mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan pemegang saham dan kebutuhan dana untuk pengembangan usaha di masa depan.











Tinggalkan Balasan