Stasiun Surabaya Gubeng, Simpul Transportasi Urban yang Kian Terintegrasi
Bacatrend, Surabaya – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya terus memperkuat perannya sebagai penggerak utama mobilitas masyarakat urban dengan menghadirkan layanan transportasi yang semakin terkoneksi, nyaman, efisien, dan terjangkau.
Wujud nyata dari komitmen ini terlihat pada pengembangan Stasiun Surabaya Gubeng yang kini bertransformasi menjadi simpul transportasi modern dan strategis di jantung Kota Pahlawan.
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan perjalanan masyarakat perkotaan, integrasi berbagai moda transportasi di Stasiun Surabaya Gubeng menawarkan kemudahan mobilisasi tanpa hambatan.
Stasiun ini tak lagi sekadar tempat naik dan turun kereta, melainkan pusat konektivitas yang menghubungkan perjalanan dalam kota dan antarkota secara praktis dan efisien.
Beberapa layanan utama yang memperkuat konektivitas di stasiun ini meliputi:
Wira-Wiri Feeder (FD 07 Terminal Bratang – Stasiun Pasar Turi) dengan sistem pembayaran sekali bayar, memungkinkan pelanggan berpindah rute Wira-Wiri FD mana saja dalam durasi 2 jam tanpa biaya tambahan.
Bus DAMRI Rute Bromo yang berangkat dari Stasiun Gubeng menuju beberapa lokasi strategis, dengan jadwal keberangkatan pukul 08.00 WIB, 09.30 WIB, dan 11.30 WIB.
Gojek Point & Grab Point, titik jemput bagi layanan transportasi online yang mempermudah perjalanan lanjutan pengguna.
Akses langsung ke KA Lokal dan KA Jarak Jauh, menjadikan Stasiun Gubeng sebagai titik transit utama bagi komuter maupun penumpang antarkota.
Beragam pilihan transportasi ini dapat diakses setiap hari oleh masyarakat yang ingin merasakan perjalanan lebih cepat, nyaman, dan hemat waktu.
Dengan lokasi strategis dan fasilitas lengkap, Stasiun Surabaya Gubeng menjadi pilihan utama bagi pengguna jasa yang mencari efisiensi dalam mobilitas sehari-hari.
Peningkatan integrasi transportasi ini sejalan dengan bertambahnya jumlah penumpang yang memanfaatkan layanan kereta api.
Sepanjang Januari hingga Mei 2025, Stasiun Surabaya Gubeng mencatat jumlah penumpang sebanyak 3.181.536 orang, meningkat 3,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat 3.083.772 penumpang.
Pertumbuhan ini menggarisbawahi kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi utama, terlebih dengan adanya sistem integrasi yang memudahkan perjalanan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Bagi warga Surabaya dan sekitarnya, perjalanan kini semakin praktis. Dengan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, pengguna cukup datang ke Stasiun Gubeng dan menikmati kemudahan berpindah moda transportasi tanpa kendala.
Begitu turun dari kereta, berbagai layanan transportasi telah siap mengantar ke tujuan berikutnya.
Luqman Arif, Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, menegaskan pentingnya integrasi transportasi sebagai bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan layanan prima bagi masyarakat.
“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sistem transportasi terintegrasi ini dan menjadikan kereta api sebagai pilihan utama yang aman, nyaman, dan efisien,” katanya.
Ke depan, KAI Daop 8 Surabaya terus berinovasi untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik, selaras dengan visi membangun sistem transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Dengan semakin kuatnya konektivitas antarmoda di Stasiun Surabaya Gubeng, masyarakat kini memiliki lebih banyak opsi mobilitas yang mendukung efisiensi dan kenyamanan perjalanan.











Tinggalkan Balasan