Bacatrend, Surabaya – Dinas Sosial Jawa Timur memastikan bahwa 19 Sekolah Rakyat (SR) di provinsi tersebut akan resmi dibuka serentak pada 14 Juli mendatang, bersamaan dengan peluncuran nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Sudah kami tetapkan, peluncurannya akan dilakukan serentak oleh Presiden pada 14 Juli. Di Jawa Timur sendiri ada 19 lokasi yang siap beroperasi,” ujar Kepala Dinsos Jatim, Restu Novi Widiani, saat ditemui di Surabaya.

Novi mengungkapkan bahwa proses penerimaan peserta didik baru di seluruh SR tersebut telah rampung. Tercatat ada 1.225 calon siswa dari keluarga tidak mampu yang telah lolos verifikasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk mengikuti Tahun Ajaran 2025/2026.

“Para calon siswa ini berasal dari desil 1 dan 2. Seleksi tidak dilakukan secara akademik, hanya administratif dan pemeriksaan kesehatan. Bila ditemukan kondisi sakit, akan diupayakan pengobatan terlebih dahulu,” jelasnya.









Bagi mereka yang tidak masuk dalam desil DTSEN namun terindikasi memenuhi kriteria kemiskinan, akan dilakukan survei tambahan dan diminta melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari pemerintah desa.

Dari keseluruhan calon siswa, mereka akan menempuh pendidikan pada jenjang SD, SMP, dan SMA. Rinciannya meliputi satu SD, 12 SMP, dan 12 SMA yang akan beroperasi di 19 titik SR tersebut.

Lebih lanjut, Novi menyatakan bahwa pengembangan Sekolah Rakyat di wilayah Jawa Timur akan terus berlanjut. “Saat ini sebenarnya telah tersedia 27 gedung dan 29 bidang tanah yang disiapkan untuk pengembangan. Tapi fokus kita tahun ini tetap pada 19 lokasi yang sudah siap dan akan diluncurkan serentak,” pungkasnya.