Bacatrend, JAKARTA – Dulu, namanya sering dikaitkan dengan kemiskinan. Genjer, tanaman sawah berlumpur yang tumbuh liar di parit dan pematang, pernah dianggap “sayuran rakyat susah”. Tapi kini, siapa sangka, genjer justru naik kelas dan dicari-cari karena rasanya yang unik dan khasiatnya yang luar biasa.

Tak sedikit rumah makan tradisional hingga restoran kekinian mulai menyelipkan menu tumis genjer terasi sebagai salah satu pilihan favorit. Wangi khasnya, rasa gurih-pahit yang menggoda, serta sensasi renyahnya menjadikan genjer tidak hanya mengenyangkan, tapi juga memanjakan lidah.

“Genjer itu nostalgia. Waktu kecil, ibu sering masak ini kalau musim tanam. Sekarang saya malah nyari-nyari di pasar buat nostalgia,” cerita Bu Wati, warga Tulungagung yang ditemui saat belanja di pasar tradisional.

Sayur Liar dengan Nutrisi Juara
Genjer (Limnocharis flava) sebenarnya bukan sekadar sayur sembarangan. Di balik bentuknya yang sederhana, ia menyimpan banyak manfaat. Tanaman ini kaya serat, rendah kalori, dan mengandung zat besi serta antioksidan yang baik untuk tubuh.









Di desa-desa, genjer tumbuh subur di sekitar sawah tergenang. Dulu dipetik cuma-cuma, kini genjer mulai dijual di pasar dengan harga bervariasi, apalagi saat musim hujan saat panen sayur lain sedang seret.

Rahasia Mengolah Genjer agar Tidak Pahit
Satu hal yang sering membuat orang ragu makan genjer adalah rasa pahitnya. Tapi jangan salah, dengan trik yang tepat, rasa pahit itu bisa hilang, bahkan jadi kenikmatan tersendiri.

Caranya? Rebus genjer sebentar, cukup satu menit saja. Atau bisa juga direndam air garam selama beberapa menit sebelum ditumis. Selain itu, pilih genjer yang masih muda dengan batang empuk dan daun segar.

Resep Klasik: Tumis Genjer Terasi
Bahan-bahan:
• 1 ikat genjer muda, siangi
• 5 siung bawang merah
• 3 siung bawang putih
• 5 cabai rawit
• 1 buah tomat
• Terasi secukupnya, bakar sebentar
• Garam, gula, penyedap
• Minyak untuk menumis
Cara memasak:
• Rebus genjer sebentar, tiriskan.
• Tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai hingga harum.
• Masukkan terasi, aduk rata.
• Tambahkan genjer, tumis cepat.
• Masukkan tomat dan bumbu lainnya, aduk rata dan angkat.
Hasilnya? Sebuah sajian sederhana, tapi bikin lidah tak berhenti bergoyang.

Dari Sawah ke Meja Makan
Genjer adalah bukti bahwa makanan tak harus mahal untuk enak dan bergizi. Dari sawah yang basah, ia menjelma jadi santapan istimewa yang dirindukan. Dalam setiap suapannya, ada cerita masa kecil, kehangatan keluarga, dan kesederhanaan yang mendamaikan.
Hari ini, genjer bukan lagi sekadar sayur rakyat. Ia adalah simbol bahwa sesuatu yang dulu dianggap biasa saja, bisa jadi luar biasa—asal tahu cara mengolahnya.