Bacatrend, Medan — Seorang perempuan lansia bernama Rodiah (70) mengalami kecelakaan di Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, tepat di depan Rumah Sakit Mitra Medika, Kamis pagi sekitar pukul 10.15 WIB. Insiden tersebut melibatkan dua personel Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Utara yang tengah bertugas menggunakan sepeda motor patroli.

Menurut keterangan saksi dan hasil penyelidikan awal, Rodiah berada di balik pohon di bahu jalan dan hendak menyeberang setelah sebuah truk melintas dari arah Fly Over Amplas. Keberadaan korban yang tertutup oleh badan truk membuat dua personel PJR, Bripda AD dan Bripda RS, tidak sempat melihatnya. Saat Rodiah tiba-tiba menyeberang, Bripda RS membuang arah ke kanan secara mendadak, namun bagian boks motor tetap mengenai tubuh korban. Bripda AD juga berusaha menghindari kecelakaan beruntun dengan membelokkan motornya ke kiri.

Korban terkapar di tengah jalan dengan luka di kepala dan diduga mengalami patah kaki. Ia segera dilarikan ke RS Mitra Medika dan kini dalam kondisi sadar serta menjalani perawatan intensif. Video kejadian yang memperlihatkan korban bersimbah darah dan dua motor patroli tergeletak di jalan sempat viral di media sosial, memicu kritik terhadap cara berkendara personel PJR yang disebut ugal-ugalan dan tidak menyalakan sirine.

Menanggapi insiden tersebut, Juru Bicara Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, membenarkan kejadian dan menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban serta masyarakat. Ia menegaskan bahwa Polda Sumut akan menanggung seluruh biaya pengobatan dan memberikan santunan kepada korban. Ferry juga menyatakan bahwa penyelidikan internal sedang dilakukan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian dari personel PJR dalam berkendara