Bacatrend, Jakarta – Menyimpan buah di lemari es atau kulkas menjadi pilihan banyak orang untuk menjaga kesegarannya. Namun, penyimpanan yang tidak tepat justru bisa membuat buah cepat membusuk. Ada beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan agar buah tetap segar dan tahan lebih lama saat disimpan di kulkas.

Pertama, disarankan untuk tidak mencuci buah sebelum disimpan. Buah yang basah akan menimbulkan kelembapan berlebih dan memicu pertumbuhan jamur. Sebaiknya cuci buah hanya saat akan dikonsumsi.

Kedua, simpan buah dalam wadah tertutup atau kantong kertas. Wadah tersebut membantu mengatur sirkulasi udara dan menjaga kelembapan. Sebaliknya, penggunaan kantong plastik yang tertutup rapat bisa mempercepat proses pembusukan.

Ketiga, pisahkan buah yang menghasilkan gas etilen seperti apel, pisang, dan pir dari buah lain. Gas etilen mempercepat pematangan dan pembusukan, terutama pada buah-buahan seperti stroberi, anggur, dan jeruk.









“Jika ada satu buah yang mulai busuk, segera buang agar tidak menulari yang lain,” kata seorang pakar penyimpanan bahan pangan.

Selain itu, manfaatkan rak khusus buah dan sayur di bagian bawah kulkas atau crisper drawer. Laci ini dirancang untuk menjaga kelembapan ideal penyimpanan buah. Pastikan suhu kulkas berada di kisaran 0 hingga 4 derajat Celsius agar penyimpanan tetap optimal.

Buah berukuran besar seperti semangka dan nanas disarankan untuk dipotong dan disimpan dalam wadah tertutup. Buah yang sudah dipotong lebih mudah teroksidasi jika dibiarkan terbuka.

Namun, tidak semua buah cocok disimpan dalam kulkas. Buah seperti pisang, alpukat mentah, dan tomat lebih baik disimpan di suhu ruang. Pendinginan justru bisa mengubah rasa, warna, dan tekstur buah tersebut.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, buah yang disimpan di kulkas dapat bertahan lebih lama dan tetap segar saat dikonsumsi. Tips ini penting diterapkan, terutama saat menyimpan buah dalam jumlah banyak.