Bacatrend, Malang – Di balik rindangnya hutan pinus dan hawa sejuk pegunungan di lereng Tengger Semeru, tersembunyi sebuah keindahan alam yang memikat: Coban Pelangi. Air terjun setinggi 30 meter ini bukan sekadar aliran air yang jatuh dari tebing, melainkan panggung alam tempat pelangi kerap muncul, menari di sela-sela butiran air yang berkilau diterpa sinar matahari.

Terletak di Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Coban Pelangi menjadi destinasi wajib bagi pecinta wisata alam dan petualangan. Jaraknya sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Malang, namun perjalanan ke sana menyuguhkan pemandangan khas pegunungan dan suasana pedesaan yang menenangkan.

Untuk mencapai air terjun, pengunjung harus berjalan kaki sejauh hampir satu kilometer dari tempat parkir. Jalur trekkingnya menantang, melewati jalan setapak menurun, jembatan kayu, dan medan tanah yang licin saat hujan. Namun semua rasa lelah itu terbayar lunas begitu suara gemuruh air terjun terdengar dan hawa sejuk mulai menyapu wajah.

Ketika cuaca cerah, pelangi kerap muncul di tengah air terjun—fenomena alam inilah yang membuat air terjun ini dinamai “Coban Pelangi”. Momen ini menjadi buruan para wisatawan untuk berfoto atau sekadar menikmati keajaiban alam yang jarang ditemui.









“Setiap kali ke sini, rasanya seperti melihat lukisan hidup. Pelanginya muncul tiba-tiba, dan membuat suasana makin magis,” ujar Yuni, wisatawan asal Sidoarjo, yang datang bersama keluarganya.

Selain pesona air terjunnya, kawasan sekitar Coban Pelangi juga menawarkan ketenangan yang cocok untuk camping atau piknik. Beberapa warung kecil di area atas menyediakan kopi hangat dan camilan sederhana, cocok dinikmati sambil memandang hutan pinus yang mengelilingi area.

Bagi yang ingin bermalam, tersedia area perkemahan yang dikelola warga sekitar. Namun, pengunjung disarankan membawa perlengkapan pribadi dan tetap menjaga kebersihan lingkungan.

Harga tiket masuk ke Coban Pelangi cukup terjangkau, hanya Rp10.000–Rp15.000 per orang. Sedangkan untuk parkir kendaraan, pengunjung dikenai tarif Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil.

Meski belum setenar air terjun lain di Malang, Coban Pelangi tetap mempertahankan keaslian dan kesegarannya. Keindahannya menjadi bukti bahwa alam Indonesia menyimpan banyak permata tersembunyi, menanti untuk dijelajahi dengan mata yang jernih dan hati yang bersih.