Opang Emosi, Penumpang Taksi Online Bawa Bayi Dipaksa Turun
Bacatrend, Tangerang – Sebuah insiden memilukan terjadi di Stasiun Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, saat seorang ibu bernama Sharon Manuela bersama suami dan bayinya dipaksa turun dari mobil taksi online oleh sekelompok pengemudi ojek pangkalan (opang). Momen dramatis itu terekam dalam video berdurasi 19 detik yang viral di media sosial.
Menurut kesaksian Sharon, keluarga kecilnya baru saja tiba di stasiun dan memesan layanan GrabCar karena hujan deras mengguyur area tersebut.
Namun, sebelum kendaraan sempat bergerak, belasan opang menghadang dan mengklaim lokasi sebagai zona eksklusif milik mereka. Para opang bahkan membawa batu dan mengancam akan merusak mobil jika penumpang tidak segera turun.
Dalam kondisi hujan, pintu mobil dibuka secara paksa dan Sharon bersama bayinya ditarik keluar. Sopir taksi online sempat meminjamkan payung, namun keluarga tersebut terpaksa berjalan kaki ke jalan besar untuk mencari tempat yang lebih aman.
Menanggapi kejadian tersebut, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Indra Waspada, langsung turun tangan. Tiga orang opang yang diduga terlibat telah diamankan untuk dimintai keterangan.
“Kata kuncinya, sama-sama cari makan. Opang dan ojol sama-sama cari makan. Harus dengan tenang, jangan emosi. Yang korban malah penumpang,” tegas Andi saat menemui para opang.
Kapolresta juga menegaskan bahwa penumpang tidak boleh menjadi korban dalam konflik zonasi transportasi dan berjanji akan memfasilitasi dialog antara pihak-pihak terkait agar tidak terjadi insiden serupa di masa mendatang.











Tinggalkan Balasan