Maba Trunojoyo Laporkan Diri Diculik dan Dianiaya Senior
Bacatrend, Bangkalan — Seorang mahasiswa baru Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berinisial MM (18), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, diduga menjadi korban penculikan dan penganiayaan oleh sejumlah senior kampusnya usai mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).
Menurut keterangan keluarga korban, kejadian ini terjadi pada Rabu, 6 Agustus 2025. Korban MM semula hendak pulang ke indekos ketika tiba-tiba dipaksa masuk ke dalam mobil oleh beberapa orang tak dikenal. Di dalam kendaraan tersebut, korban mendapati sejumlah senior fakultasnya yang kemudian membawanya ke rumah indekos pelaku, sekitar 500 meter dari kampus.
Di lokasi tersebut, korban diintimidasi dan dirundung oleh tiga orang pelaku. Salah satu senior berinisial MF bahkan menyodorkan surat pernyataan yang memaksa korban untuk meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi protes terhadap dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi saat PKKMB.
Korban juga ditantang untuk bertanggung jawab atas insiden jatuhnya salah satu panitia PKKMB dari panggung pada hari sebelumnya. Dalam tekanan psikologis, MM memilih untuk mengikuti tantangan duel, namun sebelum duel dimulai, ia diduga dipukul terlebih dahulu di bagian kepala hingga mengalami luka bocor.
Dugaan Kekerasan Terstruktur
Kasus ini mencuat di tengah sorotan terhadap pelaksanaan PKKMB UTM yang sebelumnya juga diwarnai kericuhan. Ratusan mahasiswa baru sempat memprotes kebijakan panitia, yang berujung pada insiden jatuhnya salah satu panitia dari tangga Gedung Pertemuan Mohammad Noer.
Pihak kampus belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan penculikan dan penganiayaan ini. Namun, keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bangkalan, dan proses penyelidikan tengah berlangsung.
Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, membenarkan bahwa laporan telah diterima dan pihaknya sedang mengumpulkan bukti serta keterangan saksi untuk menindaklanjuti kasus tersebut.











Tinggalkan Balasan