Bacatrend, Sukabumi – Raya, bocah perempuan berusia tiga tahun asal Sukabumi, meninggal dunia setelah mengalami infeksi cacing gelang akut yang mengejutkan tenaga medis. Dari tubuhnya, dokter berhasil mengeluarkan cacing hidup dengan total berat mencapai satu kilogram.

Cacing-cacing tersebut ditemukan menjalar ke berbagai organ vital, termasuk paru-paru dan otak, serta keluar dari hidung, anus, dan kemaluan saat ia dirawat di ruang gawat darurat RSUD R Syamsudin SH.

Infeksi yang dialami Raya disebabkan oleh Ascaris lumbricoides, jenis cacing gelang yang umum ditemukan di lingkungan dengan sanitasi buruk. Telur cacing masuk ke tubuh melalui tangan kotor atau makanan yang terkontaminasi, lalu menetas di usus dan bermigrasi ke organ lain melalui aliran darah.

Dalam kasus Raya, infeksi telah mencapai tahap ekstrem, di mana larva cacing menyerang sistem saraf pusat dan pernapasan, menyebabkan syok berat dan penurunan kesadaran.









Lingkungan tempat tinggal Raya memperparah risiko infeksi. Ia tinggal di rumah panggung yang bagian bawahnya digunakan sebagai kandang ayam, penuh kotoran dan tanah terbuka.

Tanpa alas kaki, ia sering bermain di kolong rumah, tempat telur cacing mudah berpindah ke tubuh manusia. Kondisi keluarga Raya juga memprihatinkan. Ibunya diduga mengalami gangguan jiwa, sementara ayahnya menderita tuberkulosis aktif. Keluarga ini tidak memiliki dokumen kependudukan seperti kartu keluarga atau BPJS, sehingga akses terhadap layanan kesehatan sangat terbatas.

Raya sempat dirawat selama sembilan hari sebelum akhirnya meninggal dunia pada 22 Juli 2025. Obat cacing yang diberikan tidak mampu mengatasi infeksi yang sudah menyebar luas. Kematian Raya memicu keprihatinan publik dan kritik terhadap kelalaian sistem sosial. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan permintaan maaf dan mengecam perangkat desa serta layanan sosial yang gagal mendeteksi kondisi keluarga Raya lebih awal.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa penyakit yang dapat dicegah seperti cacingan bisa berujung fatal jika dibiarkan dalam lingkungan ekstrem dan tanpa intervensi. Satu kilogram cacing dalam tubuh seorang anak bukan sekadar fakta medis, melainkan simbol dari kegagalan sistemik dalam melindungi anak-anak dari kemiskinan, keterasingan, dan ketidakpedulian sosial.