Bacatrend, Tangerang Selatan — Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3A, Tangerang Selatan, menjadi sasaran penjarahan oleh massa pada Minggu dini hari. Aksi brutal tersebut terjadi dalam dua gelombang, mengakibatkan kerusakan dan kehilangan barang-barang pribadi milik pejabat negara tersebut.

Menurut keterangan staf pengamanan, gelombang pertama penjarahan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, disusul gelombang kedua sekitar pukul 03.00 WIB. “Jumlah massa pada gelombang kedua jauh lebih besar dan lebih agresif,” ujar salah satu petugas yang enggan disebut namanya.

Barang-barang yang dijarah meliputi peralatan elektronik, lukisan, perhiasan, hingga perlengkapan rumah tangga. Saksi mata menyebutkan bahwa para pelaku bukan berasal dari lingkungan sekitar, melainkan datang dari wilayah Pamulang, Depok, dan Tangerang. Mereka diduga terorganisir, bahkan menggunakan drone dan senjata tajam dalam aksinya.

Rumah tersebut diketahui jarang dihuni oleh Sri Mulyani, namun tetap dijaga oleh petugas keamanan. Pasca kejadian, penjagaan diperketat oleh aparat TNI Angkatan Darat, dan akses jalan menuju rumah telah ditutup dengan portal. Dua truk dikerahkan untuk mengangkut sisa barang yang masih tersisa.









Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan sosial akibat kebijakan ekonomi pemerintah yang menuai protes dari berbagai kalangan. Meski belum ada pernyataan resmi dari Sri Mulyani, peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait keamanan pejabat negara dan potensi eskalasi konflik sosial.

Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun motif di balik penjarahan tersebut. Investigasi masih berlangsung.