Bacatrend, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan penguatan pada perdagangan Selasa (2/9/2025) setelah sehari sebelumnya terkoreksi lebih dari 1 persen.

Pada penutupan perdagangan Senin, IHSG turun 1,21 persen akibat aksi jual asing yang mencapai Rp2,14 triliun. Namun, pagi ini indeks berhasil bangkit. Hingga pukul 09.02 WIB, IHSG tercatat di level 7.819 atau menguat 83,88 poin (1,08 persen).

Volume transaksi mencapai 1,45 miliar saham dengan nilai Rp678,9 miliar dan frekuensi 70.340 kali. Dari total emiten yang diperdagangkan, 475 saham menguat, 67 melemah, dan 417 stagnan.

Analis BNI Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini bergerak di kisaran 7.600–7.820 dengan level support di 7.600–7.680 dan resistance 7.800–7.820. Sementara Bisnis.com memproyeksikan potensi pergerakan bearish dengan rentang support 7.551–7.680 dan resistance 7.858–8.008.









Sentimen politik dalam negeri dinilai masih menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan pasar. Analis MNC Sekuritas bahkan memperingatkan peluang koreksi lanjutan jika tekanan politik berlanjut, dengan area pergerakan IHSG diperkirakan di 7.233–7.534.

Dengan volatilitas yang masih tinggi, pelaku pasar diimbau mencermati dinamika politik domestik sekaligus perkembangan global yang berpotensi memengaruhi arah IHSG dalam jangka pendek.