Kronologi Helikopter Estindo Air Jatuh di Hutan, 1 Korban Ditemukan dan 7 Hilang
Bacatrend, Kalimantan Selatan — Tim SAR gabungan akhirnya menemukan bangkai helikopter BK117 D3 milik Estindo Air yang jatuh di kawasan hutan sekitar Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu. Helikopter tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada Senin pagi, saat terbang dari Kotabaru menuju Palangka Raya.
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, dalam konferensi pers Rabu sore (3/9), mengonfirmasi bahwa bangkai helikopter ditemukan oleh tim SAR darat sekitar pukul 14.45 WITA. “Kondisi helikopter hangus terbakar, hanya menyisakan bagian ekor yang masih dapat dikenali,” ujarnya.
Sekitar satu jam setelah penemuan bangkai, tim SAR menemukan satu jasad korban berjarak sekitar 100 meter dari lokasi reruntuhan, tepat pukul 15.53 WITA. Sementara itu, tujuh korban lainnya masih dalam proses pencarian, diduga berada di dalam badan helikopter yang sulit diakses akibat medan berat dan cuaca hujan.
Helikopter tersebut membawa delapan orang, termasuk pilot, teknisi, dan sejumlah penumpang asing. Operasi pencarian melibatkan lebih dari 400 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta relawan sipil.
Pihak berwenang menyatakan bahwa evakuasi akan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan tim di lapangan. “Kami berkomitmen untuk mengevakuasi seluruh korban dan mengungkap penyebab jatuhnya helikopter ini,” tambah Yudhi.
Insiden ini memicu keprihatinan publik dan menjadi sorotan terkait keselamatan penerbangan di wilayah terpencil Kalimantan. Evaluasi menyeluruh terhadap sistem navigasi dan protokol darurat di jalur udara pedalaman dinilai mendesak untuk mencegah tragedi serupa.











Tinggalkan Balasan