Bacatrend, Jakarta — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) mengalami penurunan tipis sebesar Rp2.000 per gram pada Jumat (5/9), menjadi Rp2.042.000. Penurunan ini terjadi di tengah tren penguatan harga emas global, menandakan adanya tekanan dari sisi permintaan lokal atau strategi penyesuaian harga oleh distributor.

Sementara itu, dua merek emas lainnya, UBS dan Galeri24, justru mencatat kenaikan harga. Emas UBS naik Rp7.000 menjadi Rp2.050.000 per gram, sedangkan Galeri24 naik Rp9.000 menjadi Rp2.032.000 per gram. Kenaikan ini menunjukkan bahwa minat beli masyarakat terhadap produk emas ritel tetap tinggi, terutama untuk investasi jangka menengah.

Menurut laporan Bisnis.com, harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian hari ini kompak naik. “Emas UBS 1 gram dijual Rp2.050.000, Galeri24 Rp2.032.000,” tulis media tersebut dalam laporan pagi ini.

Kenaikan harga juga tercermin pada berbagai ukuran emas. Untuk emas UBS, harga 0,5 gram dijual sekitar Rp1.109.000, sementara Galeri24 di ukuran yang sama dijual Rp1.066.000. Di ukuran yang lebih besar seperti 10 gram, UBS dibanderol Rp20 juta dan Galeri24 Rp19,8 juta. Untuk ukuran 100 gram, UBS mencapai Rp199 juta, sedangkan Galeri24 sekitar Rp197 juta.









Pergerakan harga ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk ketidakpastian suku bunga global, inflasi, serta strategi distribusi masing-masing merek. Penurunan harga Antam bisa menjadi peluang beli bagi investor yang menunggu momen koreksi, sementara kenaikan UBS dan Galeri24 menunjukkan daya saing yang semakin kuat di pasar emas ritel.

Investor disarankan untuk terus memantau tren global dan memilih produk emas sesuai dengan tujuan investasi, baik jangka pendek maupun panjang.