Artis Cinta Laura Galang Dana untuk Demonstran, Soroti Ketimpangan dan Kekerasan Negara
Bacatrend, Jakarta — Aktris dan aktivis Cinta Laura Kiehl bersama influencer Indah G mengguncang jagat media sosial dengan kampanye video yang menyerukan perhatian dunia terhadap krisis demokrasi di Indonesia. Dalam video berdurasi dua menit yang diunggah ke platform internasional, keduanya menyoroti ketimpangan ekonomi, kekerasan aparat, dan kemewahan pejabat di tengah penderitaan rakyat.
“Rakyat punya hak untuk marah. Tapi kemarahan itu tak seharusnya dibayar dengan nyawa,” ujar Cinta Laura dalam video tersebut, merujuk pada tewasnya Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online yang dilindas kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi di Jakarta.
Dana Terkumpul Rp 164 Juta dalam 24 Jam
Melalui platform Ko-fi, Cinta dan Indah membuka penggalangan dana dengan target awal USD 5.000. Namun, dalam waktu kurang dari sehari, donasi melampaui USD 10.000 (sekitar Rp 164 juta). Dana tersebut akan digunakan untuk pembelian perlengkapan medis bagi demonstran yang terluka dan disalurkan melalui organisasi lokal yang telah diverifikasi.
“Kami tidak bisa diam melihat ketidakadilan ini. Kami ingin bantu, walau dari luar,” tulis Indah G dalam unggahan Instagram-nya.
Dalam kampanye tersebut, Cinta Laura juga menyoroti besarnya tunjangan anggota DPR yang mencapai Rp 100 juta per bulan, kontras dengan upah minimum rakyat yang berkisar Rp 2–5 juta. Ia menyebut kemewahan seperti jam tangan Rolex dan mobil Ferrari sebagai simbol ketimpangan yang semakin mencolok.
Kampanye ini mendapat dukungan dari sejumlah tokoh publik, termasuk sutradara Joko Anwar, yang menyebut aksi Cinta sebagai “pengingat bahwa suara rakyat tak boleh dibungkam.”
Aksi ini merupakan bagian dari gelombang demonstrasi nasional yang mengusung “17+8 Tuntutan Rakyat,” meski rincian tuntutan tersebut belum sepenuhnya dipublikasikan. Gerakan ini menuntut transparansi, keadilan sosial, dan reformasi struktural di berbagai sektor.











Tinggalkan Balasan