Harga Emas Naik Sepekan Terakhir, Antam Tembus Rp2,126 Juta per Gram
Bacatrend, Jakarta — Harga emas batangan di Indonesia mengalami kenaikan signifikan selama sepekan terakhir, didorong oleh sentimen global dan pelemahan nilai tukar rupiah. Tiga produk utama—Antam, UBS, dan Galeri24—menunjukkan tren positif, menjadikan logam mulia kembali dilirik sebagai instrumen lindung nilai.
Berdasarkan data Pegadaian dan laporan media ekonomi nasional, harga emas Antam naik dari Rp2.060.000 per gram pada 31 Agustus menjadi Rp2.126.000 per gram pada 5 September, sebelum sedikit terkoreksi ke Rp2.124.000 pada Sabtu (6/9). UBS dan Galeri24 juga mencatat kenaikan masing-masing Rp68.000 dan Rp65.000 per gram dalam periode yang sama.
“Harga emas Antam melonjak menjadi Rp2.092.000 per gram, meningkat dari harga sebelumnya yang berada di angka Rp2.060.000 per gram,” ujar analis pasar emas dalam laporan pasar logam mulia. “Harga emas UBS naik Rp3.000 menjadi Rp2.055.000 per gram, sedangkan Galeri24 stabil di Rp2.032.000,” lapornya.
Kenaikan harga emas ini dipicu oleh meningkatnya permintaan menjelang akhir kuartal serta promosi Hari Pelanggan Nasional oleh Pegadaian. Di sisi global, ketidakpastian ekonomi dan konflik geopolitik turut mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti emas.
Produk Antam tetap menjadi pilihan utama investor konservatif karena sertifikasi resmi dari PT Aneka Tambang Tbk dan likuiditas tinggi. UBS, yang banyak beredar di toko perhiasan swasta, menawarkan harga lebih ekonomis dan fleksibilitas ukuran hingga 500 gram. Sementara Galeri24, sebagai produk Pegadaian, menarik minat investor pemula dengan harga kompetitif dan stabilitas harga di akhir pekan.
Analis pasar memperkirakan tren kenaikan ini masih berpotensi berlanjut, terutama jika tekanan terhadap rupiah dan suku bunga global belum mereda. Bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi emas, momen ini dinilai tepat untuk akumulasi bertahap.











Tinggalkan Balasan