Cerita Bocah Paud Mainan Malah Disunat Beneran oleh Temannya
Bacatrend, Solo – Insiden memilukan terjadi di TK Aisyiyah 10 Sangkrah, Solo, Jawa Tengah. Seorang bocah PAUD berusia sekitar 4–5 tahun mengalami luka serius di alat kelaminnya setelah bermain “sunat-sunatan” bersama teman sekelasnya menggunakan gunting prakarya.
Peristiwa ini terjadi usai kegiatan prakarya di kelas, di mana anak-anak membuat potongan dan tempelan kertas dengan pengawasan guru.
Setelah pelajaran berakhir, gunting yang semula telah disimpan kembali diambil oleh anak-anak. Tanpa pemahaman akan bahaya benda tajam, mereka melanjutkan permainan yang meniru praktik khitan.
Dalam permainan tersebut, salah satu anak secara tidak sengaja melukai alat kelamin temannya, yang kemudian harus menjalani tindakan medis berupa sunat sebagai bagian dari penanganan luka.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Dwi Ariyatno, menyatakan bahwa tidak ada unsur kekerasan dalam kejadian ini. Ia menegaskan bahwa anak-anak tersebut hanya bermain berdasarkan persepsi mereka tentang khitan, yang kemungkinan besar diperoleh dari lingkungan atau media tanpa pemahaman utuh.
“Informasi yang diterima anak terkait khitan tidak utuh. Mereka tidak tahu konsep bahwa hal itu berbahaya dan tidak boleh dilakukan sembarangan,” ujar Dwi.
Korban sempat dirawat di rumah sakit dan kini telah diperbolehkan pulang. Untuk mendukung pemulihan psikologisnya, pendampingan dilakukan oleh Pelayanan Terpadu Perempuan Anak Surakarta (PTPAS) dari DP3AP2KB Kota Solo. Fokus utama saat ini adalah pemulihan trauma akibat rasa sakit yang luar biasa.
Pihak keluarga korban dan pelaku telah sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan setelah dimediasi oleh sekolah dan instansi terkait. Kasus ini sempat dilaporkan melalui akun Instagram Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayanti, sebelum akhirnya ditangani secara internal.











Tinggalkan Balasan