Bacatrend, Jember — Dua mahasiswa Universitas Jember (Unej) digerebek saat diduga melakukan tindakan asusila di ruang Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Keduanya, berinisial MB dan ARS, tertangkap basah oleh petugas kampus bersama sejumlah mahasiswa lain dalam kondisi mencurigakan.

Menurut informasi yang beredar di media sosial dan dikonfirmasi oleh pihak kampus, petugas menemukan barang bukti berupa kondom bekas pakai dan tisu basah di lokasi kejadian. Keduanya disebut telah melakukan tindakan serupa sebanyak lima kali di tempat yang sama.

Wakil Ketua Humas Universitas Jember, Iim Fahmi Ilman, menyatakan bahwa pihak kampus sangat menyesalkan kejadian tersebut dan telah menyerahkan proses penanganan kepada tim etik di tingkat fakultas.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Semoga menjadi pembelajaran bagi keluarga besar Unej, khususnya mahasiswa, agar tidak terulang kembali,” ujarnya dalam keterangan tertulis.









Saat ini, MB dan ARS tengah menjalani pemeriksaan internal. Pihak kampus memastikan bahwa sanksi akan dijatuhkan sesuai hasil investigasi tim etik. Sementara itu, ruang UKM tempat kejadian telah ditutup sementara untuk evaluasi dan pengawasan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah unggahan akun Instagram @kampus.people menyebarkan informasi penggerebekan tersebut. Pihak kampus mengimbau seluruh mahasiswa untuk menjaga etika dan norma akademik selama berada di lingkungan universitas.