Bacatrend, Surabaya — Pagi yang biasanya tenang di kawasan Jalan Arjuno No. 59, Kelurahan Sawahan, Kota Surabaya, mendadak berubah tegang pada Senin (29/9/2025). Seekor anjing Kintamani milik seorang warga terjepit di sela-sela pagar rumah. Suara lolongan pilu sang anjing memecah suasana, membuat warga sekitar panik sekaligus iba.

Sang pemilik, Titus Austin (30), yang tinggal di kawasan Bratang Gede, langsung menghubungi tim penyelamat.

“Selamat pagi, mohon ijin melakukan evakuasi anjing,” begitu laporan singkat yang ia sampaikan.

Tak butuh waktu lama, Unit Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya bergerak cepat.









Hanya berselang empat menit, tim tiba di tempat kejadian perkara (TKP).
Setibanya di lokasi, tim segera melakukan koordinasi. Suasana cukup dramatis: anjing Kintamani itu terlihat kesakitan, terjebak di sela besi pagar tanpa bisa bergerak. Warga yang berkumpul menahan napas, berharap proses evakuasi berjalan lancar.

Dengan keterampilan dan ketenangan, petugas melakukan upaya penyelamatan. Beberapa menit kemudian, jeritan sang anjing perlahan mereda. Akhirnya, proses evakuasi berhasil. Hewan kesayangan Titus itu bisa dikeluarkan dengan selamat, meski sempat mengalami luka ringan akibat terjepit.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Wasis Sutikno, membenarkan kejadian tersebut. “Tim kami bergerak cepat begitu menerima laporan. Beruntung evakuasi berjalan lancar dan anjing dalam kondisi selamat,” ujarnya.

Peristiwa sederhana ini kembali menegaskan bahwa peran Damkar Surabaya bukan hanya memadamkan api, tetapi juga menyelamatkan nyawa—termasuk hewan yang berada dalam bahaya. Bagi Titus, pagi itu menjadi saksi heroisme tim penyelamat yang dengan sigap menyelamatkan sahabat berbulu kesayangannya.