Bacatrend, Sidoarjo – 91 orang santri diduga masih terjebak di bawah puing bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Hal ini, berdasarkan data absensi santri yang hingga kini masih belum dapat ditemukan keberadaannya.

Abdul Muhari, Ph.D., Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan, masih terdapat 91 santri yang belum ditemukan dan diduga terjebak di bawah puing bangunan.

“Hingga saat ini, tim gabungan terus melakukan upaya evakuasi secara manual di tengah kondisi reruntuhan yang tidak stabil,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, sebanyak 332 personel dari berbagai instansi telah dikerahkan, termasuk Basarnas, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Sidoarjo dan kabupaten sekitar seperti Mojokerto, Jombang, dan Nganjuk, serta unsur TNI, Polri, Dinas PU SDA, dan Tagana Dinas Sosial. Mereka bekerja secara bergantian untuk menjaga stamina dan keselamatan tim di lapangan.









“Kami mendeteksi adanya enam korban yang masih hidup di salah satu segmen reruntuhan. Melalui celah sempit, tim telah menyalurkan makanan dan air minum,” tambahnya.

Meski alat berat telah disiagakan, penggunaannya masih ditunda karena risiko getaran yang dapat memperparah kondisi struktur bangunan. Fokus utama saat ini adalah menggali secara manual dan membuka akses melalui celah-celah sempit.

Evakuasi lanjutan menunggu asesmen teknis dari Basarnas. Jika dinyatakan tidak ada lagi korban hidup, barulah alat berat akan digunakan untuk mengevakuasi jenazah yang masih tertimbun. Tim juga tengah menyusun strategi bersama ahli konstruksi agar proses pembersihan puing tidak memicu reruntuhan susulan.

Data sementara menunjukkan total 100 orang terdampak:

26 orang masih dirawat inap

70 orang telah dipulangkan

3 orang meninggal dunia

1 pasien dirujuk ke RS di Mojokerto

Fasilitas kesehatan yang menangani korban meliputi:

RSUD RT Notopuro: 40 pasien (8 rawat inap, 2 meninggal)

RS Siti Hajjar: 52 pasien (11 rawat inap, 1 meninggal, 1 dirujuk)

RS Delta Surya: 6 pasien rawat inap

RS Sheila Medika: 1 pasien telah pulang

RS Unair: 1 pasien rawat inap