Pemkot Surabaya Serukan Penolakan Vandalisme, Gandeng Komunitas Mural untuk Percantik Kota
Bacatrend, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya mengeluarkan imbauan kepada warga agar tidak melakukan vandalisme di ruang publik, khususnya aksi mencoret-coret sembarangan pada dinding bangunan dan fasilitas umum. Tindakan tersebut dinilai merusak keindahan kota dan mengganggu kenyamanan visual lingkungan.
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, M. Fikser, menyampaikan bahwa pihaknya menerima sejumlah laporan terkait coretan liar di beberapa lokasi. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah akses jembatan di Jalan Gubeng Pojok, yang kini dipenuhi grafiti tak beraturan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan vandalisme, terutama mencoret-coret bangunan. Salah satu contohnya terjadi di jembatan Gubeng Pojok, dan juga di beberapa tempat lainnya,” ujar Fikser.
Ia menambahkan, aksi tersebut tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga berdampak negatif terhadap citra Surabaya sebagai kota yang bersih, tertata, dan ramah lingkungan. Beberapa coretan bahkan mengandung kata-kata yang tidak pantas dan sulit dihapus.
“Vandalisme semacam ini membuat wajah kota menjadi tidak sedap dipandang. Kami ingin ruang publik di Surabaya tetap indah dan nyaman bagi semua orang,” lanjutnya.
Sebagai langkah penanganan, Pemkot Surabaya tidak hanya melakukan pembersihan, tetapi juga menerapkan pendekatan kreatif. Salah satunya dengan menggandeng komunitas mural untuk menghias kembali dinding-dinding yang sebelumnya menjadi sasaran vandalisme.
“Kolaborasi dengan komunitas mural ini bertujuan mempercantik kota sekaligus memberi ruang ekspresi yang positif dan legal bagi anak-anak muda,” jelas Fikser.
Ia menekankan bahwa pendekatan ini bukan sekadar soal estetika, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa ruang publik adalah milik bersama dan harus dijaga bersama.
Fikser juga mengajak warga untuk berperan aktif dalam melaporkan tindakan vandalisme melalui aplikasi WargaKu atau layanan Command Center 112. “Partisipasi masyarakat sangat penting untuk mewujudkan Surabaya yang indah, aman, dan nyaman,” tutupnya.











Tinggalkan Balasan