Operasi TNI di Kiwirok Tewaskan Pimpinan OPM Lamek Taplo
Bacatrend, PAPUA PEGUNUNGAN — Operasi militer kembali digelar di wilayah rawan konflik Papua. Minggu, 19 Oktober 2025, pasukan Komando Operasi Swasembada Papua (Koops Swasembada) melakukan serbuan ke markas kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang. Hasilnya, Panglima Kodap XV Ngalum Kupel, Lamek Alipky Taplo, tewas bersama tiga anggotanya dalam kontak senjata.
Menurut keterangan resmi yang dirilis Letkol Inf Renaldy, Asintelter Koops Swasembada Papua, operasi ini merupakan tindak lanjut dari informasi intelijen yang menyebut adanya aktivitas kelompok OPM di bawah komando Lamek Taplo.
“Kelompok tersebut diketahui aktif melakukan teror, pemerasan, dan intimidasi terhadap warga sipil, serta mengganggu stabilitas keamanan di wilayah perbatasan,” katanya.
Lamek Taplo dikenal sebagai salah satu pimpinan OPM paling radikal dan aktif di Pegunungan Bintang. Dalam lima tahun terakhir, ia disebut terlibat dalam delapan aksi kekerasan yang menewaskan sedikitnya enam orang. Operasi penindakan ini dilakukan secara terukur dan terencana, dengan dukungan teknologi pengintaian dan pasukan elite TNI.
Penyerbuan ke markas OPM di Kiwirok menjadi bagian dari strategi pemulihan keamanan di wilayah rawan konflik. Selain menewaskan Lamek Taplo, TNI juga berhasil mengamankan sejumlah senjata api, amunisi, dan dokumen penting milik kelompok tersebut.
Langkah ini mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat, yang berharap stabilitas dan rasa aman bisa kembali dirasakan warga. Distrik Kiwirok sendiri merupakan wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini, dan kerap menjadi titik rawan infiltrasi kelompok separatis.











Tinggalkan Balasan