Wali Kota Eri Cahyadi Tanggapi Penggerebekan Pesta Gay di Surabaya
Bacatrend, Surabaya – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memberikan pernyataan tegas menyusul penggerebekan pesta sesama jenis oleh aparat kepolisian di salah satu hotel di Surabaya.
Ia menilai aktivitas tersebut bertentangan dengan nilai-nilai agama dan aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Oleh karena itu, ia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah hukum yang tengah dijalankan oleh Polrestabes Surabaya.
“Perbuatan seperti ini jelas melanggar ajaran agama, apapun agamanya. Secara hukum pun tidak dibenarkan. Maka dari itu, kita harus bersatu menjaga Surabaya dari hal-hal yang merusak moral,” ujar Eri pada Selasa (21/10).
Sebagai bentuk pencegahan, Eri telah menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk memperkuat patroli rutin bersama kepolisian. Ia menekankan pentingnya keterlibatan warga dalam pengawasan lingkungan.
“Kami akan memperkuat sinergi antara Satpol PP dan Polrestabes Surabaya. Namun, pengawasan akan lebih efektif jika masyarakat turut aktif melapor kepada pemerintah kota maupun aparat,” tambahnya.
Langkah lanjutan yang akan diambil adalah memanggil seluruh pengelola hotel, penginapan, dan apartemen di Surabaya. Mereka akan diajak menyusun komitmen bersama dalam bentuk pakta integritas guna mencegah kejadian serupa.
“Surabaya adalah kota jasa, maka pengawasan di sektor akomodasi harus diperketat. Kita akan kumpulkan semua pemilik hotel dan apartemen untuk menyepakati pakta integritas demi menjaga keamanan dan ketertiban,” jelas Eri.
Ia juga menyoroti pentingnya edukasi bagi generasi muda agar tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang. Pemerintah Kota Surabaya akan mengoptimalkan program Kampung Pancasila sebagai wadah pembinaan nilai-nilai kebangsaan dan moral.
“Kami akan libatkan orang tua dan masyarakat dalam pembinaan anak-anak. Untuk jenjang SMA, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur agar pembinaan karakter bisa lebih menyeluruh,” tutupnya.











Tinggalkan Balasan