Bacatrend, Surabaya — Pemerintah Kota Surabaya bergerak cepat merespons laporan warga terkait anak yang tidak melanjutkan pendidikan di kawasan Jalan Krembangan Bhakti 2/4B, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan. Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruh, bersama Camat Krembangan, Harun Ismail, turun langsung ke lokasi untuk melakukan penjangkauan dan pendataan.

Yusuf menjelaskan bahwa Putri Gita Taria (20), warga yang dilaporkan, sebenarnya telah menyelesaikan pendidikan di SMP Negeri 5. Namun, ia tidak melanjutkan ke jenjang SMA karena kendala ekonomi keluarga. “Bukan putus sekolah di jenjang SMP, tapi tidak melanjutkan ke SMA,” ujar Yusuf.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Surabaya akan memfasilitasi Putri untuk mengikuti program Kejar Paket C melalui Program Krisna, sebuah inisiatif Dinas Pendidikan untuk membantu warga yang tidak melanjutkan sekolah formal. Program ini akan dilaksanakan di Balai RW 3 Dupak, Kecamatan Krembangan, dengan biaya pendidikan yang sepenuhnya ditanggung pemerintah.

“Program Krisna tidak berlangsung setiap hari, jadi jadwalnya fleksibel dan bisa disesuaikan. Kami akan lakukan pendampingan melalui kelurahan dan kecamatan,” tambah Yusuf.









Selain Putri, perhatian juga diberikan kepada adiknya, Ristiyo Ari Prabakti (9), yang saat ini duduk di kelas 2 SD di sekolah Islam Nurul Huda. Yusuf menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan kelangsungan pendidikan Ristiyo agar tidak mengalami kendala serupa.

Camat Krembangan Harun Ismail menyebutkan bahwa Putri dan Ristiyo adalah anak dari Mariyati (34), seorang buruh cuci dengan penghasilan sekitar Rp1,5 juta per bulan. Meski tidak tercatat sebagai keluarga miskin dalam data Pemkot, pihak kecamatan tetap akan melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap keluarga tersebut.

“Putri akan difasilitasi antar jemput ke lokasi belajar secara gratis. Selain itu, kami juga akan tawarkan pelatihan keterampilan seperti memasak, tata rias, dan membuat kue untuk mendukung kemandiriannya,” jelas Harun.

Ia berharap, dengan mengikuti Kejar Paket C dan pelatihan keterampilan, Putri dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi dan meningkatkan taraf hidup keluarganya. “Kami akan dampingi sampai lulus. Yang penting, segera kita masukkan dulu ke program pendidikan,” tutup Harun.