Bus Peziarah Walisongo Asal Ngawi Tersesat di Hutan Pati Gara-Gara Google Maps
Bacatrend, Pati — Sebuah bus rombongan ziarah asal Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, tersesat di kawasan hutan Desa Plukaran, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Rabu (29/10) sekitar pukul 02.00 dini hari. Insiden terjadi setelah sopir mengikuti rute dari aplikasi Google Maps yang mengarahkan ke jalan sempit dan menanjak di tengah hutan.
Bus bernomor polisi AE 7621 UKI itu dikemudikan oleh Kartin (50), membawa 35 penumpang warga Desa Sumberbening, Kecamatan Karangjati, Ngawi. Rombongan berangkat pada Selasa (28/10) sore untuk berziarah ke Makam Saridin di Kecamatan Kayen, Pati, sebelum melanjutkan perjalanan ke Makam Sunan Muria di Desa Colo, Kudus.
“Sopir tidak hafal rute menuju Sunan Muria dan memilih mengikuti Google Maps. Akibatnya, bus masuk ke jalan hutan yang sempit dan licin,” ujar Kapolsek Gembong AKP Lilik Supardi saat dikonfirmasi.
Bus sempat kesulitan bermanuver dan tidak bisa melanjutkan perjalanan. Warga sekitar yang mengetahui kejadian segera membantu proses evakuasi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun penumpang sempat panik karena lokasi gelap dan terpencil.
Video kejadian yang diunggah akun Instagram @patisakpore menunjukkan bus terjebak di jalan hutan dan viral di media sosial. Banyak warganet menyoroti risiko penggunaan navigasi digital tanpa verifikasi medan, terutama untuk kendaraan besar.
“Kami bersyukur warga cepat membantu. Ini jadi pelajaran agar sopir lebih hati-hati dan tidak sepenuhnya bergantung pada aplikasi,” tambah AKP Lilik.
Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya dalam rombongan wisata religi, untuk menggunakan jalur utama dan berkonsultasi dengan pemandu lokal agar tidak tersesat di wilayah rawan.











Tinggalkan Balasan