Protes Lambannya Kerja Polisi Mahasiswa dan Warga Geruduk Kantor Damkar, Loh Kok Bisa?
Bacatrend, Muaro Jambi — Puluhan mahasiswa dan warga Perumahan Mendalo Asri, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, mendatangi Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jambi. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap kinerja Polsek Jambi Luar Kota (Jaluko) dan Polres Muaro Jambi yang dinilai lamban menangani kasus pencurian sepeda motor yang marak terjadi dalam dua pekan terakhir.
Sejak 16 Oktober 2025, tercatat sekitar 20 unit sepeda motor milik warga dan mahasiswa hilang dari kawasan tersebut. Mayoritas korban adalah mahasiswa yang tinggal di indekos sekitar kawasan kampus Universitas Jambi dan UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi.
Koordinator aksi, Bram Hutabarat, menyatakan bahwa warga telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian, namun belum ada tindak lanjut yang memuaskan. “Kami sudah melapor, tapi tidak ada perkembangan. Bahkan pelaku belum satu pun ditangkap,” ujarnya.
Dalam aksi tersebut, massa membawa poster bertuliskan “Percuma Lapor Polisi” dan memilih mendatangi kantor Damkar sebagai bentuk sindiran. “Kami datang ke Damkar karena mereka lebih cepat tanggap daripada polisi,” tambah Bram.
Sebelumnya, warga juga sempat menggelar aksi di Mapolda Jambi, menuntut pencopotan pejabat Polres Muaro Jambi dan Polsek Jaluko. Mereka menilai aparat tidak serius dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama di kawasan padat mahasiswa.
Pola Kejadian dan Titik Rawan
Berdasarkan data yang dihimpun warga, pencurian terjadi hampir setiap malam, dengan modus pelaku menyasar motor yang diparkir di halaman kos atau rumah warga. Beberapa saksi menyebut pelaku menggunakan alat khusus untuk merusak kunci motor dalam hitungan detik.
Warga berharap aparat segera meningkatkan patroli dan membentuk tim khusus untuk mengusut kasus ini. Selain itu, mereka meminta kampus dan pemerintah daerah ikut berperan dalam menciptakan sistem keamanan terpadu di kawasan pendidikan.











Tinggalkan Balasan