Harga Telur dan Ayam Mulai Naik, Presiden Instruksikan Perubahan Menu MBG
Bacatrend, Jakarta – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengungkapkan tanda-tanda gejolak harga telur dan ayam mulai terlihat seiring meningkatnya kebutuhan pangan. Presiden Prabowo Subianto pun menginstruksikan agar menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) segera diubah.
Hal tersebut disampaikan Nanik usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo dan jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta. Ia menegaskan bahwa kenaikan harga sudah mulai terjadi pada sejumlah komoditas. “Dari pantauan, memang ada kenaikan harga pada beberapa komoditas, terutama telur dan ayam,” ujarnya.
Instruksi perubahan menu MBG diberikan Presiden untuk mengantisipasi potensi inflasi akibat kompetisi pembelian bahan pangan antara masyarakat umum dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kementerian Pertanian sebelumnya mencatat rata-rata harga telur ayam ras nasional berada di atas harga acuan penjualan (HAP) Rp30.000 per kilogram, dengan tren kenaikan di sejumlah daerah. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut kenaikan tersebut masih relatif kecil. “Ini kan ada kenaikan telur sedikit. Jangan dibesar-besarkan, [naiknya] sedikit. Rp30 ribu lebih sedikit. Mudah-mudahan ke depan dalam waktu singkat itu turun,” katanya.
Pemerintah berharap penyesuaian menu MBG dapat menjaga keseimbangan antara pemenuhan gizi masyarakat dan stabilitas harga pangan, sehingga program tetap berjalan tanpa menimbulkan gejolak di pasar.











Tinggalkan Balasan