Kematian Epy Kusnandar Soroti Bahaya Kanker Otak
Bacatrend, Jakarta – Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu (3/12) di RS Pusat Otak Nasional Jakarta setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker otak stadium akhir. Ia divonis menderita penyakit tersebut sejak 2011 dan sempat diperkirakan hanya bertahan hidup empat bulan, namun berkat pengobatan intensif dan dukungan keluarga, Epy mampu bertahan hingga 14 tahun.
Kanker otak merupakan penyakit yang ditandai oleh pertumbuhan sel abnormal di jaringan otak. Menurut jurnal kesehatan internasional Neuro-Oncology dan laporan Kementerian Kesehatan RI, penyebab kanker otak bersifat multifaktor, meliputi faktor genetik, paparan radiasi, gaya hidup tidak sehat, serta usia. Gejala yang umum muncul antara lain sakit kepala kronis, mual, muntah, gangguan penglihatan, perubahan emosi, hingga kejang.

Pengobatan kanker otak dilakukan melalui pendekatan multidisiplin. Terapi utama meliputi operasi pengangkatan tumor, radioterapi, dan kemoterapi. Dalam kasus stadium lanjut, perawatan paliatif diberikan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan fokus pada pengendalian nyeri dan dukungan psikologis. Studi dari Journal of Clinical Oncology menekankan bahwa kombinasi terapi medis dan dukungan keluarga dapat memperpanjang harapan hidup pasien secara signifikan.
Kematian Epy Kusnandar menjadi pengingat bahwa kanker otak masih menjadi tantangan besar di dunia medis. Deteksi dini, akses pengobatan yang tepat, serta dukungan sosial dan keluarga terbukti berperan penting dalam memperpanjang usia pasien.











Tinggalkan Balasan