Kusnadi, Tersangka KPK Atas Dugaan Korupsi Dana Hibah Jatim Tutup Usia karena Sakit
Bacatrend, Surabaya – Kusnadi, mantan Ketua DPRD Jawa Timur periode 2019–2024 sekaligus tersangka dalam perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Selasa (16/12).
Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh Direktur Utama RSUD Dr. Soetomo, Cita Rosita Sigit Prakoeswa. “Benar, beliau telah meninggal dunia,” ujarnya singkat.
Meski tidak merinci penyakit yang diderita Kusnadi, pihak rumah sakit memastikan bahwa seluruh prosedur penanganan medis telah dijalankan sesuai standar pelayanan kesehatan. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa almarhum mengalami komplikasi kesehatan serius, diduga berkaitan dengan penyakit kanker dan autoimun yang dideritanya setelah tidak lagi menjabat sebagai Ketua DPRD.
Kepergian Kusnadi menandai akhir perjalanan politik seorang tokoh senior yang pernah memimpin lembaga legislatif tertinggi di Jawa Timur. Namun, wafatnya Kusnadi juga terjadi di tengah proses hukum yang masih bergulir terkait dugaan korupsi dana hibah.
Kusnadi tercatat sebagai satu dari 21 tersangka yang diumumkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pengembangan kasus dana hibah Pemprov Jatim. Perkara ini berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Desember 2022 yang menjerat Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simanjuntak.
Pada 20 Juni 2025, KPK mengungkap bahwa aliran dana hibah yang menjadi objek penyidikan tersebar di delapan kabupaten di Jawa Timur. Kemudian, pada 2 Oktober 2025, KPK merilis daftar tersangka yang terdiri dari empat penerima suap dan 17 pemberi suap.
Daftar Tersangka Penerima Suap Dana Hibah Jatim:
Kusnadi (KUS) – Ketua DPRD Jatim 2019–2024
Anwar Sadad (AS) – Wakil Ketua DPRD Jatim 2019–2024
Achmad Iskandar (AI) – Wakil Ketua DPRD Jatim 2019–2024
Bagus Wahyudiono (BGS) – Staf Anwar Sadad
Sementara itu, 17 tersangka lainnya berasal dari unsur legislatif kabupaten/kota serta pihak swasta yang diduga terlibat dalam praktik pemberian suap.
PDIP Jawa Timur Sampaikan Belasungkawa
DPD PDI Perjuangan Jawa Timur turut menyampaikan rasa duka atas wafatnya Kusnadi, yang pernah menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Jatim selama dua periode (2015–2023). Wakil Ketua DPD PDIP Jatim, Deni Wicaksono, menyampaikan doa dan harapan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.
“Kami berduka atas kepergian Bapak Kusnadi. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima dan segala khilaf diampuni,” ujar Deni yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Jatim.
Deni juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa berduka.
“Semoga keluarga almarhum diberi keteguhan hati dan kekuatan. Doa dan dukungan kami menyertai,” tuturnya.











Tinggalkan Balasan