Said Abdullah Tak Ingin PDIP Jadi “Politik Salon”, Konferda-Konfercab di Surabaya Fokus Konsolidasi
Bacatrend, Surabaya – Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menegaskan partainya tidak ingin terjebak dalam praktik “politik salon” yang hanya sibuk berhias jargon tanpa menyentuh kebutuhan nyata masyarakat. Penegasan itu disampaikan Said saat Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan yang digelar di Surabaya.
Menurut Said, Konferda dan Konfercab bukan sekadar agenda regenerasi kepengurusan di sejumlah titik, melainkan menjadi bagian dari prasyarat penting untuk menyiapkan langkah politik jangka panjang menuju 2029.
“Konferda ini kalau terjadi regenerasi di beberapa titik tentu namanya Konferda dan Konfercab. Tapi kita juga tidak semata-mata berhitung bagaimana 2029, melainkan prasyarat untuk sampai ke 2029 itu yang akan kita persiapkan,” kata Said, Sabtu (20/12).
Ia menjelaskan, pasca Konferda dan Konfercab, agenda utama partai adalah melakukan konsolidasi dan koordinasi secara menyeluruh, mulai dari tingkat DPD hingga DPC. Konsolidasi tersebut akan menjadi fondasi perubahan arah kebijakan partai ke depan.
Said menekankan, sebagai partai ideologis, PDI Perjuangan tidak boleh lagi mengandalkan politik jargonistik, politik salon, atau sekadar mematut diri tanpa membangun ikatan dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin menghindari politik yang hanya berhias diri tapi tidak bonding dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, seluruh jajaran DPD dan DPC harus bersiap diri menjadi pendengar yang baik,” tegasnya.
Perhatian khusus, lanjut Said, diarahkan kepada pemilih muda, terutama Generasi Z dan Generasi Alpha. Ia mengakui hingga saat ini partai masih terus mencari formula yang paling tepat untuk menjawab aspirasi kedua kelompok tersebut.
“Jujur saja, sampai hari ini kami masih mencari formula yang pas. Kami melakukan FGD di berbagai titik dan mengadakan red talks secara terbuka untuk menyaring suara-suara Gen Z,” ujarnya.
Hasil dari forum diskusi dan red talks tersebut, kata Said, akan dirumuskan dan menjadi bagian dari sikap politik PDI Perjuangan ke depan. Rekomendasi itu nantinya akan disampaikan kepada jajaran DPD PDIP sebagai bahan penyusunan kebijakan dan strategi partai.
“Insyaallah, semua masukan dari Gen Z itu akan kami keluarkan dalam sikap politik kami,” pungkas Said.












Tinggalkan Balasan