Bacatrend, Jakarta – Harga emas batangan Antam sepanjang sepekan terakhir mencatat tren kenaikan konsisten hingga menembus rekor tertinggi. Dimulai pada 14 Desember di posisi Rp2.409.000 per gram, harga emas terus bergerak naik dengan kenaikan tipis pada 15 Desember menjadi Rp2.420.000 dan berlanjut ke Rp2.435.000 pada 16 Desember.

Momentum penguatan berlanjut hingga 17 Desember di level Rp2.450.000 sebelum akhirnya melonjak signifikan pada 18 Desember ke Rp2.487.000 per gram. Meski sempat terkoreksi ringan pada 19 Desember ke Rp2.483.000, harga emas kembali menguat pada 20 Desember dan mencatat rekor baru di Rp2.491.000 per gram.

Kenaikan harga emas ini dipicu oleh ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat, khususnya kemungkinan penurunan suku bunga The Fed yang mendorong investor beralih ke aset aman.

Selain itu, ketidakpastian geopolitik dan pelemahan dolar AS turut memperkuat permintaan emas di pasar global. Harga emas dunia pada 20 Desember tercatat naik 0,3 persen ke level USD 4.346,69 per ounce, mendukung tren positif di pasar domestik.









Dengan harga buyback berada di Rp2.350.000 per gram, emas tetap menjadi instrumen lindung nilai yang menarik menjelang akhir tahun. Analis memperkirakan tren bullish masih berlanjut dan membuka peluang harga emas Antam menembus Rp2,700.000 per gram bila momentum global terus mendukung.

Investor diingatkan untuk tetap mencermati arah kebijakan moneter dan pergerakan dolar AS sebagai faktor penentu fluktuasi harga ke depan.