Bacatrend, Surabaya – Prestasi membanggakan ditorehkan Kheyrellove Jennifer, siswi kelas X-1 SMA 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya. Ia berhasil meraih Juara 1 Kumite Perorangan Putri kelas di bawah 50 kilogram dalam Kejuaraan Nasional Karate Piala Bergilir Pemprov Jatim IV 2026.

Kejuaraan yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di GOR Cahaya Lestari, Surabaya, tersebut menjadi pencapaian penting bagi Jennifer. Di balik keberhasilannya berdiri di podium tertinggi, tersimpan perjalanan panjang, latihan konsisten, dan perjuangan melawan rasa kurang percaya diri.

Ketertarikan Jennifer terhadap olahraga bela diri berawal dari keinginannya mempelajari kemampuan melindungi diri sejak usia dini. Saat duduk di kelas V sekolah dasar (SD), ia mulai tertarik menekuni karate.

Minat tersebut terus berkembang hingga Jennifer bergabung dengan Klub Griya Amerta sejak kelas VII SMP. Di klub tersebut, ia memperdalam teknik sekaligus mengasah kemampuan untuk menghadapi berbagai kompetisi.









Keseriusannya menekuni karate terlihat dari kedisiplinannya menjalani latihan, baik bersama klub maupun di luar jadwal latihan rutin. Di tengah kesibukannya sebagai pelajar, Jennifer juga berupaya menjaga keseimbangan antara pendidikan dan olahraga. Ia mengatur waktu belajar, istirahat, serta menjaga pola makan agar tetap mampu menjalani latihan tanpa mengabaikan kewajiban akademik.

Lawan Rasa Kurang Percaya Diri di Arena Pertandingan

Meski telah mempersiapkan diri, Jennifer mengaku menghadapi tantangan yang tidak mudah. Bukan hanya kemampuan teknik dan kekuatan lawan, tetapi juga rasa kurang percaya diri ketika harus bertanding.

Ia terkadang meragukan kemampuannya untuk melancarkan serangan dan mengumpulkan poin lebih banyak daripada lawan. “Tantangan terbesar yang saya hadapi selama persiapan maupun pertandingan adalah kurang percaya diri ketika menghadapi lawan,” ungkap Jennifer pada 20 Oktober 2026.

Keraguan itu bahkan sempat muncul ketika pertandingan berlangsung. Jennifer mengaku sempat bingung dan tidak yakin apakah dirinya mampu keluar sebagai pemenang.

Namun, perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Setelah poin terakhir dinyatakan, Jennifer memastikan diri meraih gelar juara pertama. “Sejujurnya, saya sangat terkejut ketika dinyatakan sebagai juara pertama,” tuturnya.

Pengalaman tersebut menjadi momen berharga bagi Jennifer. Ia tidak hanya memperoleh kemenangan di arena pertandingan, tetapi juga mendapatkan pelajaran tentang pentingnya keberanian menghadapi keraguan dalam diri sendiri.

Konsisten Berlatih, Terus Menambah Prestasi

Bagi Jennifer, kemenangan bukan semata-mata tentang mengungguli lawan. Lebih dari itu, prestasi merupakan hasil dari perjuangan untuk mencapai tujuan sekaligus menghadapi berbagai tantangan selama prosesnya.

“Bagi saya, kemenangan adalah keberhasilan dalam mencapai sesuatu yang telah diperjuangkan, baik dengan mengalahkan lawan maupun menghadapi tantangan yang ada di hadapan kita,” jelasnya.

Prestasi di Kejuaraan Nasional Karate Piala Bergilir Pemprov Jatim IV 2026 ini menambah catatan pencapaian Jennifer di bidang karate.

Sebelumnya, ia pernah mengikuti Kejuaraan Piala ISB 2024. Pada 18 Januari 2026, Jennifer juga berhasil meraih Juara 1 Kata Perorangan Putri dalam Kejuaraan INKAI Jawa Timur.

Berbagai pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk meningkatkan kemampuan teknik, mental bertanding, dan kepercayaan dirinya dalam menghadapi kompetisi berikutnya.

Jennifer pun tidak ingin berhenti sampai di sini. Ia telah merencanakan keikutsertaan dalam UNESCA Cup yang dijadwalkan berlangsung pada 11–12 November 2026.

Kompetisi tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Jennifer untuk menguji kemampuan sekaligus memperluas pengalaman bertanding. Dengan latihan yang konsisten dan kemauan untuk terus berkembang, siswi SMATAG Surabaya ini berharap dapat mempertahankan semangat berprestasi dan melanjutkan perjalanan di dunia karate.