DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM Jelang Lebaran
Bacatrend, Jakarta – Anggota Komisi XII DPR RI Shanty Alda Nathalia meminta pemerintah menyiapkan langkah konkret untuk merespons kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menjelang Lebaran 2026. Ia menilai kenaikan tersebut berpotensi menimbulkan efek berantai terhadap biaya transportasi, logistik, hingga harga barang dan jasa di masyarakat.
“Kenaikan harga beberapa jenis BBM perlu menjadi perhatian bersama karena berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap biaya transportasi dan logistik yang kemudian akan berimplikasi pada naiknya harga barang dan jasa di tingkat masyarakat,” ujar Shanty.
Menurutnya, setiap penyesuaian harga BBM umumnya berdampak langsung pada sektor transportasi dan distribusi barang. Jika tidak diantisipasi dengan baik, kenaikan biaya operasional tersebut dapat memicu meningkatnya harga kebutuhan pokok yang dirasakan masyarakat.
Shanty menekankan bahwa momentum kenaikan harga BBM saat ini terjadi di periode sensitif, yakni bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pada periode tersebut, mobilitas masyarakat biasanya meningkat signifikan seiring aktivitas mudik serta naiknya konsumsi rumah tangga.
“Kondisi ini perlu segera diantisipasi pemerintah mengingat kita sedang berada di tengah periode Ramadhan dan mendekati Lebaran, di mana mobilitas masyarakat meningkat dan aktivitas konsumsi rumah tangga biasanya mengalami kenaikan. Pemerintah diharapkan dapat mengantisipasi agar penyesuaian harga BBM tidak memberikan tekanan berlebih terhadap daya beli masyarakat,” katanya.
Sebagai anggota Komisi XII DPR RI yang membidangi sektor energi, Shanty juga meminta pemerintah memastikan stabilitas pasokan energi serta menjaga keseimbangan antara kebijakan energi dan perlindungan daya beli masyarakat.












Tinggalkan Balasan