Surabaya, Bacatrend – Di usianya yang ke-45 tahun, PT PAL Indonesia tidak hanya mengukuhkan diri sebagai industri manufaktur di sektor pertahanan dan maritim, namun juga sebagai pusat pengembangan talenta-talenta berdaya saing global. Melalui program pemagangan berbasis kompetensi, perusahaan galangan kapal di Ujung, Surabaya, ini telah mencetak 1.500 talenta di bidang pertahanan dan maritim.

Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, mengatakan industri pertahanan dan maritim bukan hanya tentang memproduksi produk-produk berkualitas, melainkan juga pilar pembangunan berkelanjutan yang memberdayakan manusia berdaya saing global. Melalui model integrasi industri-akademis, kata dia, PT PAL berpotensi mampu meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB), sekaligus mengurangi ketergantungan pada tenaga ahli asing di sektor strategis. “Dalam 45 tahun perjalanan PT PAL, kami tidak hanya membangun kapal, tetapi juga membangun kapasitas bangsa untuk bersaing di kancah global,” tegasnya.

Kaharuddin menambahkan, melalui pengerjaan proyek-proyek strategis, PT PAL tidak hanya menyerap tenaga kerja, tetapi juga mendorong pertumbuhan industri pendukung. Hal ini berujung pada terciptanya ekosistem industri pertahanan dan maritim yang tidak hanya kuat di pusat, namun juga menjalar ke berbagai sektor industri kecil dan menengah. “Semua adalah bagian dari kontribusi kami membangun ekonomi, membuka akses dunia pendidikan, dan memperkuat daya saing bangsa dari hulu hingga hilir,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kaharuddin juga mengungkapkan bahwa selain menjadi pusat pengembangan talenta di sektor pertahanan dan maritim, PT PAL juga mampu menjadi bagian dari penggerak ekonomi nasional. Mengacu pada RUPS RKAP 2025, PT PAL mencatatkan kontrak berjalan atau on-hand contract sebesar Rp42,32 triliun, naik 7,01% dari prognosa tahun 2024.









“Dengan transformasi berkelanjutan dan semangat inovasi, kami siap melintasi cakrawala baru dan menjadikan industri maritim Indonesia sebagai lokomotif ekonomi dan kekuatan yang disegani dunia,” pungkasnya.