Gojek Resmi Hadir di RSUD Dr. Soetomo, GoCar Kini Punya 4 Titik Jemput Khusus untuk Pasien
Bacatrend, Surabaya – Gojek resmi menghadirkan layanan GoCar di lingkungan RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Melalui kolaborasi ini, pasien, keluarga pasien, pengunjung, hingga tenaga kesehatan kini dapat menikmati akses transportasi yang lebih mudah, cepat, dan nyaman.
Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, Gojek bersama RSUD Dr. Soetomo menyediakan empat titik jemput dan antar resmi di area rumah sakit. Petugas Gojek juga disiagakan di setiap titik untuk membantu pengguna mendapatkan kendaraan dengan lebih cepat sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan rumah sakit.
Langkah ini dinilai penting mengingat RSUD Dr. Soetomo merupakan rumah sakit rujukan nasional terbesar di Indonesia Timur yang melayani lebih dari 500 ribu kunjungan rawat jalan, sekitar 40 ribu pasien rawat inap, serta 75 ribu kunjungan Instalasi Gawat Darurat (IGD) setiap tahunnya.
Head of Strategic Partnership GoTo, Muhammad Chairil, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan komitmen Gojek dalam menghadirkan solusi mobilitas yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“Kolaborasi dengan RSUD Dr. Soetomo merupakan wujud komitmen Gojek menghadirkan solusi mobilitas yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Melalui layanan GoCar, kami ingin memastikan pasien dan pengunjung memperoleh akses transportasi yang cepat, aman, dan nyaman, terutama setelah menjalani pemeriksaan maupun perawatan,“ ujar Chairil, Rabu (15/7/2026) pada wartawan bacatrend.
Menurutnya, kehadiran GoCar juga mendukung penataan akses kendaraan di lingkungan rumah sakit sehingga proses keluar-masuk pasien dan pengunjung menjadi lebih tertib.
Direktur RSUD Dr. Soetomo, Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, layanan GoCar dengan titik jemput resmi akan memberikan kemudahan bagi pasien dan keluarga saat membutuhkan transportasi.
“Kehadiran GoCar dengan titik jemput resmi membuat proses penjemputan lebih tertib, aman, dan mudah. Pasien tidak perlu lagi mencari kendaraan di luar area rumah sakit,” ujarnya.
Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui kemudahan akses transportasi, sekaligus memperkuat sinergi antara layanan kesehatan dan mobilitas digital di Indonesia.








Tinggalkan Balasan