Harga Emas Antam Anjlok di Tengah Memanasnya Perang Iran-Israel
Bacatrend, Jakarta – Di tengah situasi geopolitik yang kian memanas akibat perang antara Iran dan Israel, harga emas batangan justru mengalami tekanan. Emas Antam tercatat anjlok Rp10.000 per gram dibanding perdagangan sebelumnya, kini berada di level Rp1.932.000 per gram.
Koreksi ini cukup mengejutkan, mengingat emas biasanya menjadi aset aman (safe haven) di saat konflik global.
Pelemahan harga emas tak hanya terjadi pada produk Antam. Berdasarkan pantauan dari berbagai penyedia logam mulia di dalam negeri:
Emas Pegadaian juga menyesuaikan harga, dengan produk Antam di Pegadaian kini berada pada kisaran Rp1.935.000 per gram, turun tipis dibanding akhir pekan lalu.
Emas UBS terpantau dijual di harga Rp1.920.000 per gram, mengalami penurunan serupa.
Emas Galeri24 milik PT Pegadaian Galeri 24, tercatat pada level Rp1.925.000 per gram.
Pelemahan harga ini terjadi di tengah volatilitas pasar global. Meski konflik Iran-Israel memicu kekhawatiran di banyak sektor, penguatan mata uang dolar AS serta aksi ambil untung oleh investor dinilai menjadi penyebab tekanan harga emas.
Analis pasar emas menilai, pergerakan harga emas ke depan akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik dan kebijakan moneter Amerika Serikat. Pasar global kini menanti langkah lanjutan The Fed terkait suku bunga, yang turut memberi tekanan terhadap harga logam mulia.
Masyarakat dan investor emas diimbau untuk terus memantau perkembangan harga dan mempertimbangkan strategi investasi yang tepat di tengah situasi yang belum stabil ini.











Tinggalkan Balasan