Bacatrend, Jakarta – Harga emas batangan Antam melonjak signifikan sebesar Rp52.000 menjadi Rp2.968.000 per gram pada Rabu, 28 Januari 2026. Kenaikan ini mencerminkan respons pasar terhadap lonjakan harga emas dunia yang menembus USD 5.181 per troy ounce, sekaligus mencetak rekor baru.

Sementara itu, harga emas UBS dan Galeri24 justru menunjukkan pergerakan yang lebih tenang. UBS tercatat turun tipis Rp1.000 menjadi Rp3.017.000 per gram, sedangkan Galeri24 stabil di kisaran Rp2.965.000. Perbedaan ini menunjukkan bahwa produk emas lokal memiliki sensitivitas berbeda terhadap dinamika global dan permintaan domestik.

Kenaikan harga Antam juga dipengaruhi oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang membuat harga emas dalam negeri lebih mahal. Selain itu, meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global turut mendorong permintaan emas batangan bersertifikat.

Produk Antam yang dikelola oleh PT Aneka Tambang Tbk cenderung mengikuti tren harga internasional lebih cepat karena statusnya sebagai logam mulia resmi. Sementara UBS dan Galeri24, yang banyak dijual melalui Pegadaian, lebih dipengaruhi oleh strategi harga lokal dan permintaan ritel.









Lonjakan harga ini menjadi sinyal bagi investor jangka panjang untuk mempertimbangkan pembelian emas sebagai instrumen lindung nilai. Di sisi lain, konsumen ritel yang mencari harga stabil dapat memilih produk seperti Galeri24 yang cenderung konsisten.